alexametrics
Kamis, 15 Apr 2021
radarkudus
Home > Rembang
icon featured
Rembang

Diperpanjang, Bantuan Stimulan Covid-19 di Rembang Dipangkas

04 April 2021, 09: 06: 34 WIB | editor : Ali Mustofa

LEBIH PRAKTIS: Pegawai PLN menunjukan aplikasi new PLN mobile yang diakses pelanggan dalam hal layanan maupun pengaduan.

LEBIH PRAKTIS: Pegawai PLN menunjukan aplikasi new PLN mobile yang diakses pelanggan dalam hal layanan maupun pengaduan. (ULP PLN REMBANG FOR RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG – Program stimulan covid-19 yang disalurkan pemerintah melalui PLN masih diperpanjang. Namun mulai bulan April ini mekanisme penyaluranya berbeda. Jika semula pelanggan mendapatkan stimulus gratis secara utuh, kini stimulus diganti diskon dan itu diberikan saat pelanggan membeli token atau membayar rekening listrik.

Sebelumnya dengan kapasitas daya 450 VA gratis. Sementara pelanggan dengan daya 900 VA mendapatkan 50 persen. Kemudian daya bisnis industri penghilangan biaya rekening minimum. Untuk bulan ini perubahannya daya 450 VA diskon 50 persen, 900 VA menjadi 25 persen dan industri dan bisnis menjadi 50 persen rekening minuman yang seharusnya.

”Pelanggan pulsa dapat token stimulus gratis. Bulan ini tidak dapat token, nanti langsung masuk dipembelian,” ungkap Manajer ULP PLN Rembang, Arif Setiawan kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Baca juga: Survei Investigasi Jalur Kereta Api Dimulai

Arif menyebutkan pelanggan beli daya 450 VA. beli pulsa listrik Rp 100 ribu mendapatkan 120 KWh nanti mendapatkan dua kali lipat. Di Rembang penerimanya fluktuatif. Soalnya perubahan pelanggan tidak begitu signifikan.

“Stimulus masih tetap jalan. Hanya sudah sedikit berkurang. Terkait perubahan tersebut ditindaklanjuti surat pemberitahuan ke desa maupun pemda. Info ini sudah disampaikan kementerian ESDM sejak beberapa pekan lalu,” ujarnya.

Untuk menjadi pemahaman bersama stimulus PLN diberikan pelanggan subsidi rumah tangga. Dengan kode R1/R1T untuk 450 VA dan 900 VA. Sebelumnya untuk 450 VA yang berbayar dapat token tertinggi pemakaian sebelum masa covid. Untuk yang rumah tangga 900 VA subsidi, diskon 50 persen.

Untuk pascabayar dapat pelunasan langsung pemerintah sampai 720 jam menyala. Begitupun yang 900 VA dibagi 50 persen dari tagihanya dibayar pemerintah. Di Kabupaten Rembang sejak bulan Juli 2020 sudah ada 138 ribu dari PT. PLN (Persero). Untuk daya 450 VA ada sebesar 128 ribu sekian pelanggan. Angkanya naik turun. Karena ada pelanggan baru daftar dan faktor lainnya.

Untuk bulan April 128.623 pelanggan. Rekening yang disubsidi pemerintah Rp 4,5 miliar. Untuk yang pelanggan 900 ada 13.008 ribu pelanggan. Dari rekening totalnya ada 917 juta. Namun yang disubsidi 50 persen, totalnya Rp 450 juta. Beda dengan yang bisnis.

Untuk pelanggan ini dimulai bulan Mei. Atau selisih satu bulan. Untuk bisnis jumlah dibulan Mei 682 pelanggan. “Dengan total rekening Rp 25 juta. Sementara untuk industri hanya sedikit ada enam. Jumlah rekeningnya 131 ribu,” imbuhnya.

(ks/noe/ali/top/JPR)

 TOP