alexametrics
Jumat, 22 Oct 2021
radarkudus
Home > Grobogan
icon featured
Grobogan

Gadis Ngaji malah Dicabuli

01 April 2021, 12: 00: 59 WIB | editor : Ali Mustofa

BEJAT: Budiono, tersagka pencabulan (tengah) saat ditanya kapolres Grobogan AKBP Jury Leonard Siahaan.   

BEJAT: Budiono, tersagka pencabulan (tengah) saat ditanya kapolres Grobogan AKBP Jury Leonard Siahaan.   (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

Share this      

GROBOGAN-, Radar Kudus – Polres Grobogan mengamankan Budiono Ahmad Khoirurrofiq, warga Kecamatan Klambu sebagai tersangka pencabulan. Modusnya, pelaku mencabuli korban HA, 12, saat belajar ngaji.

Kelakuan bejat tersangka dilakukan sebanyak tiga kali. Yaitu di pada 14, 17, dan 21 Maret 2021. Perbuatan itu dilakukan pada siang hari di rumah kosong. Korban merupakan tetangga pelaku.

Kapolres Grobogan AKBP Jury Leonard Siahaan mengatakan, tersangka merayu korban dengan memberikan perhatian khusus saat belajar mengaji. Sehingga korban merasa nyaman. Kemudian menjadikan korban sebagai pacar dan memberikan pernyataan korban mau dijadikan istri.

Baca juga: Pemuda di Kudus Sulap Bambu Jadi Sketsa Wajah Bernilai Jutaan Rupiah

”Kalau korban mau dijadikan istri, tersangka memberikan uang Rp 100 ribu. Tersangka mengajak korban melakukan hubungan seperti suami istri,” kata AKBP Jury Leonard Siahaan.

Atas kejadian tersebut, korban mengalami sakit pada kemaluanya. Sebab, saat kencing alat kelaminya terasa sakit. Kemudian mengaku kepada kedua orang tuanya. Hubungan yang dilakukan sudah tiga kali. Tempat perbuatan tersebut berada di rumah kosong sebelah rumah tersangka. Pelaku juga menjanjikan akan melamar dan menikahnya setelah lima tahun.

Sebelum kejadian, korban sudah dilarang bertemu dengan tersangka oleh orang tuanya. Sebab, tersangka sudah komunikasi dengan korban dengan rayuan lewat pesan di handphone.

Atas perbuatan yang dilakukan, tersangka dijerat dengan undang-undang perlindungan anak. Dengan ancaman pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 15 tahun. Serta denda palingbanyak Rp 5 miliar.

Tersangka Budiono mengaku, melakukan pencabulan dengan merayu dan berdalih suka sama suka. Korban dan tersangka kenal baru tiga bulan. ”Saya merayu ingin jadikan istri saya,” aku pria yang sudah menikah tiga kali ini.

(ks/mun/lid/top/JPR)

 TOP