alexametrics
Selasa, 20 Apr 2021
radarkudus
Home > Ekonomi
icon featured
Ekonomi

”Kokoh Tak Tertandingi” dalam Dua Dimensi

Semarak HUT SG Ke-7 melalui Lomba Fotografi

30 Maret 2021, 11: 16: 59 WIB | editor : Ali Mustofa

ADU KARYA: Screenshoot sejumlah foto peserta Semen Gresik Photohunt 2021 bertajuk ”Kokoh Tak Tertandingi”.

ADU KARYA: Screenshoot sejumlah foto peserta Semen Gresik Photohunt 2021 bertajuk ”Kokoh Tak Tertandingi”. (SG FOR RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG Semen Gresik (SG) menyemarakkan hari ulang tahunnya yang ke-7 dengan rangkaian lomba dan event daring bergengsi di tahun ini. Melalui Semen Gresik Photohunt 2021, SG menyasar para pencinta, penghobi, dan penikmat foto. Baik amatir maupun profesional untuk berkompetisi dalam lomba fotografi.

Total hadiahnya belasan juta rupiah. Dengan tema ”Kokoh Tak Tertandingi”, SG menantang para peserta untuk menerjemahkan tema tersebut, dalam karya dua dimensi (fotografi) tunggal yang menarik.

Kepala Unit Komunikasi dan CSR PTSG Dharma Sunyata menyampaikan, lomba fotografi Semen Gresik Photohunt 2021 ini, diharapkan menjadi event yang menantang para fotografer menciptakan pesan visual yang kuat dari tema yang menjadi semboyan SG selama ini.

Baca juga: Urai Sampah Rumah Tangga, DLH Jepara Bangun TPA di Mayong

”Sebagai rangkaian event hari ulang tahun Semen Gresik ke-7, tema ”Kokoh Tak Tertandingi” harus mampu diwujudkan dalam sebuah karya fotografi yang unik, menarik, indah, dan memiliki pesan yang powerful,” Kata Dharma Sunyata kemarin.

Dharma melanjutkan, para peserta lomba fotografi harus mampu memenuhi sayarat-syarat yang telah ditentukan tim panitia. Salah satunya perihal kepemilikan karya. Di mana tim panitia tidak mengizinkan peserta mengunggah karya orang lain. Persyaratan lain, seperti kandungan fotografi yang tidak boleh berunsur SARA dan pornografi. Juga belum pernah memenangkan lomba fotografi sebelumnya.

Tim panitia melibatkan juri eksternal yang merupakan penggiat fotografi profesional di Kabupaten Rembang. Tujuannya, lebih objektif dalam melakukan penjurian.

Dharma menekankan, pentingnya kejujuran dan keprofesionalitasan dari para peserta dalam mengikuti ajang lomba ini. Tim panitia akan melakukan double check perihal kesesuaian peserta dengan karya yang diikutsertakan melalui pengiriman file asli dari para peserta nantinya.

”Meski pun lomba ini dilakukan secara terbuka dan daring melalui akun media sosial Instagram, namun tim panitia akan tetap selektif serta disiplin berdasarkan peraturan dan persyaratan yang telah ditentukan,” imbuh Dharma.

(ks/lin/top/JPR)

 TOP