alexametrics
Jumat, 23 Apr 2021
radarkudus
Home > Grobogan
icon featured
Grobogan

Awas Kena Tilang lewat CCTV lho?

16 Maret 2021, 12: 00: 59 WIB | editor : Ali Mustofa

SOSIALISASI: Sat Lantas Polres Grobogan siapikan e-TLE yang bertempat di Posko Sanika Satya Wada kemarin.

SOSIALISASI: Sat Lantas Polres Grobogan siapikan e-TLE yang bertempat di Posko Sanika Satya Wada kemarin. (INTAN MAYLANI SABRINA/RADAR KUDUS)

Share this      

GROBOGAN – Satlantas Polres Grobogan mulai mempersiapkan penerapan e-Tilang melalui CCTV e-TLE (Electronic Traffic Law Enforcement). Pelaksanaan kemungkinan dimulai April. Untuk itu pihaknya berharap masyarakat tertib berlalu lintas.

Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Sri Martini melalui KBO Grobogan IPTU Chandra mengatakan, akan ada dua titik traffic light yang akan dipasang CCTV e-TLE di perempatan kota dan alun-alun. Sedangkan pusat operasionalnya akan di tempatkan di Pos Lalu Lintas Putat.

“Layar belum datang, namun kami sudah persiapkan tempat di sana. Jika sewaktu-waktu sudah datang tinggal dioperasikan. Kami juga sudah menyiapkan petugas yang stand by di depan layar,” jelasnya.

Baca juga: Dorong Kualitas Lingkungan, PLN Siap Optimalkan Pemanfaatan FABA

Baginya penerapan e-TLE nantinya tidak mengalami perubahan dalam peraturan pelanggarannya. Yang membedakan hanya pada mekanisme penilangan. “Untuk pelanggarannya tetap seperti pelanggaran lalu lintas pada umumnya. Namun, apabila pengedara melanggar dan tertangkap kamera CCTV e-TLE secara otomatis akan di Electronic Registration and Identification (ERI) sehingga dapat diketahui pengendara tersebut,” paparnya.

Pihaknya berharap dengan diterapkan e-TLE pengendara lebih tertib dan patuh berlalu lintas. Bahkan, dengan diberlakukannya tilang elektronik yang baru akan dilaksanakan di dua titik tersebut. Nantinya di dua titik tersebut tak akan ada petugas yang di berada di jalan.

Karena ini prioritas Kapolri maka pihaknya perlu menyosialisasikan ke anggota Satlantas. Sebab mereka yang akan mengawali dan menegakkan hukum secara visual melalui capture pelanggaran lalu lintas yang tertangkap pada CCTV di perempatan traffic light. “Kemudian mereka menjadi operator yang memberikan surat konfirmasi kepada pelanggar dengan identifikasi nopol hingga wajah pelanggar. Kemudian surat dikirim melalui via POS untuk membayar melalui bank dengan kode briva e-tilang,” tegasnya.

(ks/mal/int/top/JPR)

 TOP