alexametrics
Jumat, 23 Apr 2021
radarkudus
Home > Grobogan
icon featured
Grobogan

Warga Grobogan Digegerkan Penemuan Pria Tewas Gantung Diri di Musala

13 Maret 2021, 12: 00: 59 WIB | editor : Ali Mustofa

EVAKUASI KORBAN: Tim inafis mengevakuasi korban gantung diri.

EVAKUASI KORBAN: Tim inafis mengevakuasi korban gantung diri. (INTAN MAYLANI SABRINA/RADAR KUDUS)

Share this      

GROBOGAN – Warga RT 4 RW 5, Dusun Wates, Kradenan digegerkan dengan penumuan mayat di musala Daruss Sa Adatain kemarin pukul 03.30. Korban yang diketahui berama Pranoto, 73, warga Kalimantan Selatan itu diduga depresi lalu gantung diri di musala tersebut.

Kejadian itu bermula saat Khoirul Annas, 21, melihat lampu di musala yang tidak jauh dari rumahnya itu, mati. Dia menduga ada orang yang mengambil uang kotak amal di musala itu.

Dia pun membangunkan Riski Alfian dan mengajak mengamati musala dari kejauhan. Namun setelah diamati, tidak ada kejanggalan.

Baca juga: Grobogan Aman, Daerah Lain Pertalite dan Pertamax Langka

Keduanya pun mengecek kondisi musala dan menemukan korban dalam keadaan tergantung di kusen pintu masuk musala. Melihat kejadian tersebut, saksi langsung memberitahu ke warga lalu dilaporkan ke Mapolsek Kradenan.

Selanjutnya, petugas Polsek Kradenan mendatangi lokasi kejadian bersama tim inafis Polres Grobogan serta tim medis untuk melakukan olah TKP.

“Dari hasil pemeriksaan sementara tim Inafis Polres Grobogan bersama tim medis dari puskesmas Kradenan II tidak ditemukan  tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan awal korban meninggal dunia murni gantung diri karena depresi,” ungkap Kapolsek Kradenan AKP Sunaryanto.

Sesuai informasi warga sekitar, satu tahun lalu, korban dari luar Jawa itu kembali ke kampung halaman dan berdomisili di rumah anaknya di Desa Jambon, Kecamatan Pulokulon. Namun, sepekan lalu, korban berdomisili di rumah ibunya di RT 4 RW 5 Dusun Wates, Kradenan. 

(ks/mal/int/top/JPR)

 TOP