alexametrics
Kamis, 15 Apr 2021
radarkudus
Home > Ekonomi
icon featured
Ekonomi
Dekorasi Pernikahan Minimalis Bertema Rustik

Diejek Mirip Kandang Wedus, Kini malah Ngetren

08 Maret 2021, 16: 45: 59 WIB | editor : Ali Mustofa

TELITI: Akhmad Teguh Kurniawan selaku pemilik Kurnia Decoration sedang memilih pampas untuk bahan desain backdrop minimalis.

TELITI: Akhmad Teguh Kurniawan selaku pemilik Kurnia Decoration sedang memilih pampas untuk bahan desain backdrop minimalis. (GALIH ERLAMBANG W/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS - Pekarangan bagian belakang rumah milik Akhmad Teguh Kurniawan kondisinya berantakan. Tidak dijumpai tananaman yang ditaruh di dalam pot. Bunga krisan berwarna ungu dan mawar merah dibiarkan. Tumbuhan tersebut hanya direndam di dalam air.

Sejumlah ilalang juga nampak di pekarangan. Ilalang tersebut namanya pampas. Teguh tengah memilah tumbuhan berwarna cokelat itu. Beberapa jenis macam tumbuhan itu bakal digunakan sebagai bahan dekorasi backdrop pernikahan. Temanya rustik modern. Akhir-akhir ini tema dekorasi itu baru nge-trend di pesta pernikahan.

”Dulu pada tahun 2014 (tema rustik, Red) sempat diejek. Dibilang kandang wedus digowo rene,” kenangnya pemilik usaha dekor panggung Kurnia Decoration itu.

Akhmad Teguh Kurniawan, Owner Kurnia Decoration

Akhmad Teguh Kurniawan, Owner Kurnia Decoration (GALIH ERLAMBANG W/RADAR KUDUS)

Usaha ini sudah dirintis pada 2008. Awalnya tren dekor pernikahan sering mengangkat tema tradisional. Dulu ia membeli gebyok untuk dekor. Sekarang kebanyakan anak muda yang menikah lebih mengusung desain yang simpel. Tapi masih elegan dan enak dilihat.

Desai minimalis ini mudah merancangnya. Teguh mengatakan, bahanya terbuat dari triplek. Bahan dasar itu kemudian diwarnai dengan cat. Warna yang diusung cenderung cerah. Atau warana pastel.

Agar lebih menarik, Teguh sering memadukan karyanya itu dengan aksesori lainnya. Seperti memberi tambahan lampu, kristal, dan memainkan perpaduan warna bunga.

”Bunganya bervariasi. Seringnya bunga mawar soft pink, salem, krisan. Ada juga ijo-ijo dipasang,” tambahnya.

Inspirasi desain itu didapatkan dari browsing-browsing di internet. Ia mengaku pertamakali yang nekat dan berani menawarkan konsep minimalis itu di Kudus. Padahal kala itu konsep itu belum gandrung digunakan pada hajatan pernikahan.

LAGI TREN: Dekorasi minimalis bertema rustik modern karya Akhmad Teguh Kurniawan.

LAGI TREN: Dekorasi minimalis bertema rustik modern karya Akhmad Teguh Kurniawan. (GALIH ERLAMBANG W/RADAR KUDUS)

Dalam desain dekorasi backdrop pernikahan ini, Teguh memiliki ciri khas tersendiri. Ia memadukan rustik modern. Penambahan dedauan yang lebat juga menjadi ciri khas. Ini dapat dilihat bagian atas dekor. Sang pemilik memberi tambahan rerambatan daun hijau. Daun itu memenuhi bagian atas dekor panggung pernikahan.

”Kalau di sini (Kurnia Decoration, Red) ciri khasnya bunganya berani banyak,” ungkap pria 36 tahun itu.

Dalam pengerjaannya ini, dia dibantu dengan enam pekerja. Proses pembuatan dekorasi itu memakan waktu dua jam. Apabila hendak memasan dekor minimalis ini, disarankan idealnya enam bulan sebelum pesta pernikahan. Lantaran sepeti saat ini, sang pemilik kebanjiran pesanan hingga luar Kudus.

Sedangkan harga pembuatan dekor minimalis ini, Teguh mematok banderol yang bervariasi. Untuk enam meter dipatok Rp 6 juta. Sealin itu, harga juga menyesuaikan dengan kerumitan desain.

(ks/lid/gal/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya