alexametrics
Kamis, 15 Apr 2021
radarkudus
Home > Grobogan
icon featured
Grobogan

Kompak!!! Pasutri Gondol Emas

08 Maret 2021, 16: 10: 59 WIB | editor : Ali Mustofa

DIINTEROGASI: Kapolres Grobogan AKBP Jury Leonard Siahaan saat menanyai pelaku pencurian emas.

DIINTEROGASI: Kapolres Grobogan AKBP Jury Leonard Siahaan saat menanyai pelaku pencurian emas. (INTAN MAYLANI SABRINA/RADAR KUDUS)

Share this      

GROBOGAN, Radar Kudus – Pasutri berinisial TR dan SR warga Desa Jumo Kecamatan Kedungjati mencuri perhiasan di toko emas Jalan Gajahmada, Kecamatan Wirosari. Aksinya itu terekam dalam CCTV di toko emas tersebut.

Dalam aksinya, SR saat melakukan pencurian berpura-pura menjadi pembeli emas dibantu dua temannya pada Sabtu (26/2). Mereka berbagi tugas. Ada yang mengambil, mengelabui korban hingga driver, dan berjaga di dalam mobil.

Kapolres Grobogan AKBP Jury Leonard Siahaan menjelaskan, saat beraksi, SR bersama temannya berinisial TR, 30, datang ke toko emas Cindelaras. Saat itu keadaan toko ramai pembeli. Layaknya pelanggan lainnya, karyawan toko melayani keduanya.

Baca juga: Omzet Pelaku UMKM Turun hingga 80 Persen

Pada saat datang ke toko tersebut, keduanya bermaksud mencari perhiasan emas Mereka meminta kepada karyawan toko untuk mengambilkan kalung yang diinginkan. Salah satu pelaku meminta kepada karyawan tersebut untuk mencarikan kalung emas dengan motif lainnya.

Pada saat lengah, kalung yang dibawa satu pelaku langsung diselipkan ke lengan dalam sweater yang dipakai pelaku. Tindakan tersebut berulang dilakukan oleh kedua pelaku hingga mendapatkan tiga bentuk perhiasan emas. Masing-masing diselipkan ke lengan sweater dan kantong celana pelaku.

Setelah beraksi, keduanya mengatakan kepada karyawan tidak jadi membeli karena tidak punya cukup uang. Setelah mereka pergi, karyawan toko baru menyadari bahwa penjualan hari itu ada kekurangan.

”Mereka langsung mengecek CCTV yang ada di kanan pelaku. Dari rekaman CCTV terungkap bahwa emas tersebut dicuri dua pelaku yang berpura-pura sebagai pembeli tersebut,” tambah AKBP Jury.

Peristiwa tersebut dilaporkan ke Mapolsek Wirosari. Setelah penyelidikan berdasarkan rekaman CCTV, petugas berhasil menangkap dua dari empat pelaku pencurian emas tersebut. Yakni AH, 32, dan SR, 36, yang merupakan pasutri siri. Sementara dua lainnya masih masuk dalam daftar pencarian orang alias DPO.

SR mengaku tak hanya sekali mencuri emas. Sebelumnya mereka pernah melakukan aksi yang sama di Demak dan di Randublatung, Kabupaten Blora dengan modus yang sama.

Di hadapan kapolres, SR yang sehari-hari bekerja sebagai ibu rumah tangga tersebut menyesal. Ia bersama rekan-rekannya yang lain mengaku nekat melakukan perbuatan tersebut lantaran terdesak kebutuhan ekonomi. Tiga jenis perhiasan yang dicurinya itu langsung dijual untuk membeli kebutuhan dapur.

”Uang hasil penjualan  langsung dibelanjakan untuk kebutuhan sehari-hari. Saya melakukan ini karena terdesak kebutuhan ekonomi,” ujar SR.

Atas perbuatannya, keempat pelaku dikenakan pasal 363 ayat 1 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Dengan hukuman penjara selama-lamanya tujuh tahun. Kini kedua tersangka mendekam di jeruji besi Mapolres Grobogan. Sementara dua pelaku lainnya masih berstatus buron.

(ks/int/lid/top/JPR)

 TOP