alexametrics
Kamis, 15 Apr 2021
radarkudus
Home > Grobogan
icon featured
Grobogan

DPRD Grobogan Petakan Masalah dari Aspirasi Rakyat

06 Maret 2021, 11: 45: 12 WIB | editor : Ali Mustofa

PIMPIN SIDANG: Ketua DPRD Grobogan Agus Siswanto memimpin rapat paripurna penetapan daftar permasalan pembangunan Grobogan tahun 2022.

PIMPIN SIDANG: Ketua DPRD Grobogan Agus Siswanto memimpin rapat paripurna penetapan daftar permasalan pembangunan Grobogan tahun 2022. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

Share this      

GROBOGAN – DPRD Grobogan menetapkan permasalahan pembangunan 2022 dalam rapat paripurna Jumat (5/3) kemarin. Permasalahan itu dari aspirasi masyarakat yang dijaring anggota DPRD saat reses, kunjungan kerja, maupun audiensi.

Ketua DPRD Grobogan Agus Siswanto mengatakan, daftar permasalahan pada bidang pendidikan meliputi rehabilitasi gedung-gedung sekolah dan ruang kelas TK, SD, dan SMP. Baik yang rusak berat, sedang, dan ringan. Kemudian sarana prasarana meja, kursi, dan ruang sekolah yang belum memadai.

Selanjutnya pemenuhan sarana prasarana dan alat permainan edukatif untuk TK, PAUD, dan kelompok belajar. Ditambah lagi pemenuhan fasilitasi belajar mengajar SD dan SMP untuk prasarana tegnologi informasi, olahraga, labolatorium, dan pendayagunaan perpustakaan.

Baca juga: Askab PSSI Grobogan Gelar Pertandingan Eksibisi Asprov Jawa Tengah

PARIPURNA: Anggota DPRD Grobogan mengikuti rapat paripurna penetapan masalah pembangunan.

PARIPURNA: Anggota DPRD Grobogan mengikuti rapat paripurna penetapan masalah pembangunan. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

”Untuk bidang kesehatan menyoroti penataan lingkungan Puskesmas. Kemudian peningkatan fasilitas dan kualitas pelayanan kesehatan pada masyarakat,” kata Agus Siswanto.

Kemudian di bidang insrastruktur, peningkatan ruas jalan kabupaten masuk dalam daftar. Termasuk jalan yang berbatasan dengan kabupaten lain.

Agus menambahkan, pembangunan lainya rehabilitasi jembatan, perbaikan talud agar badan jalan tidak longsong dan perbaikan drainase untuk lingkungan pemukiman. Kemudian pemenuhan kebutuhan air minum masyarakat yang tidak terjangkau PDAM. Perluasan dan peningkatan kualitas ruang terbuka hijau.

Sementara bidang kesejahteraan masyarakat, ada bantuan peningkatan sarana dan rehabilitasi masjid, musala, dan tempat ibadah lainnya. Rehab gedung peningkatan sarana prasarana TPQ/TPA, madin, pondok pesantren, dan yayasan keagamaan. Ditambah lagi peningkatan program-program pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada peningkatan produktifitas dan kelompok-kelompok usaha masyarakat.

”Bidang pemuda, olahraga, kebudayaan, dan pariwisata dengan memberikan bantuan kepada organisasi kepemudaan dan karang taruna desa. Pengelolaan tempat-tempat wisata melalui pemenuhan fasilitas sarana dan prasarana,” terang dia.

Program bidang perdagangan, perekonomian, koperasi dan UMKM dengan memberikan bantuan permodalan yang tepat sasaran pada koperasi-koperasi, unit-unit usaha, dan UMKM. Yaitu dengan penataan lingkungan, fasilitas sarana serta prasarana pasar umum.

”Daftar permasalan pembangunan Grobogan tahun 2022 sebagai salah satu acuan dalam meletakan dasar perencanaan dan pembangunan daerah tahun anggaran 2022,” tambahnya. 

(ks/mun/lid/top/JPR)

 TOP