alexametrics
Senin, 19 Apr 2021
radarkudus
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Rekonstruksi Pembunuhan Keji Sekeluarga, Sumani Praktikkan 53 Adegan

Dipastikan Pelaku Tunggal

05 Maret 2021, 14: 09: 46 WIB | editor : Ali Mustofa

MELEDAK: Danang, salah satu anak korban Anom Subekti meluapkan emosinya kepada tersangka Sumani saat melihat proses rekontruksi kemarin.

MELEDAK: Danang, salah satu anak korban Anom Subekti meluapkan emosinya kepada tersangka Sumani saat melihat proses rekontruksi kemarin. (VACHRI RINALDY L/RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG – Sumani, tersangka pembunuhan empat korban di Desa Turusgede, Kecamatan Rembang Kota, pada awal Februari lalu, menjalani proses rekonstruksi kemarin. Aksinya itu, membuat orang yang melihat menjadi marah. Terutama anggota keluarga korban.

Reka adegan dilaksanakan di tempat kejadian perkara (TKP), rumah korban Anom Subekti. Sekitar pukul 09.00 kemarin. Lokasinya, jika dari Jalan Rembang-Blora masuk gang atau jalan desa sekitar 200 meter. Kemudian belok ke kiri melewati gang kecil yang diuruk batu padas sekitar 50 meter.

Penjagaan ketat. Dari gang jalan berbatu padas itu, sudah dipasang police line. Membentang sekitar 10 meter. Sampai area perkebunan jati yang berada di selatan gang itu. Warga setempat hanya diperbolehkan melihat dari situ. Jelas sulit terlihat apa yang terjadi saat proses rekontruksi.

Baca juga: Sebulan, PPA Polres Rembang Terima Aduan Sepuluh Kasus Pencabulan Anak

Sumani mempraktikkan adegan menaiki motor saat proses rekonstruksi pembunuhan.

Sumani mempraktikkan adegan menaiki motor saat proses rekonstruksi pembunuhan. (VACHRI RINALDY L/RADAR KUDUS)

Awak media diperbolehkan masuk sang itu. Tapi, sekitar 40-an meter kemudian ada garis polisi lagi. Di situlah batas para wartawan. Jaraknya sekitar 10 meter dari rumah Anom Subekti. Juga sulit terlihat rekonstruksi apa yang terjadi di dalam TKP itu. Sebab, kondisi rumah dikelilingi pagar.

Sementara itu, tersangka Sumani datang diantar mobil hitam berkaca pekat. Kondisi di dalamnya tak terlihat. Di mobil lain, terlihat ada boneka manusia. Kemudian diturunkan. Terlihat boneka itu dipakaikan kemeja putih dan sarung.

Proses rekonstruksinya pun dimulai. Hanya sekilas terlihat Sumani saat keluar dari mobil. ”Wah ra ketok,” cletuk salah satu pewarta. Di antara awak media juga ada keluarga korban yang ikut menyaksikan. Seperti Danang dan Wisnu Aji, yang merupakan anak Anom Subekti. Sementara itu, beberapa anggota keluarga yang perempuan melihat didekat police line. Yang ada di ujung gang.

Untuk para wartawan yang ada di dekat police line, Sumani bisa terpotret dengan jelas ketika mempraktikkan adegan di luar pagar. Postur tubuhnya tinggi. Badannya kurus. Rambutnya cepak. Separo wajahnya tertutup masker. Dan kedua tangan diborgol.

Di luar pagar, ia tampak mempraktikkan naik motor. Kendaraan jenis bebek yang juga dijadikan barang bukti itu, juga dibawa ke TKP.

”Ra ngrasakke kilangan bapak, kilangan anak! (Tidak merasakan kehilangan bapak, kehilangan anak!),” pekik Danang, setelah melihat Sumani memeragakan adegan di luar pagar rumah. Ya, Sumani memang sudah menghabisi empat nyawa. Anom Subekti, Tri Purwati, dan dua orang anak yang masih dibawah umur. Salah satunya putri Danang.

”Aku ngopeni sepuluh tahun trimo mok kepruk. (Saya merawat sepuluh tahun, hanya kamu pukul),” tambahnya. ”Leluhurku ra bakal terimo! (Leluhurku tidak bakal terima!),” ucapnya.

Sesekali lelaki itu hendak maju. Tetapi tubuhnya dipegang para polisi. Tangannya sempat terangkat mengepal. Matanya menyorot tajam. Orang-orang yang melihat itu, ada yang meminta beristighfar.

Sekitar pukul 10.30 proses rekonstruksi di TKP selesai. Kapolres Rembang AKBP Kurniawan Tandi Rongre menyampaikan, rekonstruksi kemarin ada 53 adegan. Diawali dengan kedatangan saksi sampai pelaku melakukan aksi pembunuhan. Kemudian meninggalkan TKP. ”Pelaku kami pastikan tunggal,” katanya.

Sampai saat ini, barang bukti untuk memukul masih proses pencarian. ”Kalau pun tidak ditemukan, tak jadi masalah. Sudah ada bukti-bukti saintifik, pengakuan tersangka, dan temuan barang milik korban yang berada di rumah tersangka,” imbuhnya.

(ks/lin/vah/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya