alexametrics
Kamis, 15 Apr 2021
radarkudus
Home > Kudus
icon featured
Kudus

Masalah Lahan Beres, Normalisasi Kali Gelis Kudus Dilanjutkan

05 Maret 2021, 15: 00: 59 WIB | editor : Ali Mustofa

NORMALISASI KALI GELIS: Setelah semua permasalahan pembebasan lahan selesai normalisasi Kali Gelis di Desa Ploso akan segera berlanjut.

NORMALISASI KALI GELIS: Setelah semua permasalahan pembebasan lahan selesai normalisasi Kali Gelis di Desa Ploso akan segera berlanjut. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS – Pemkab Kudus sudah menuntaskan pengukuran tanah bantaran Kali Gelis yang sempat bermasalah itu. Kini masalah lahan sudah beres. Pengerjaan normalisasi pun dilanjutkan kembali.

Bidang Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) pada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana Fuad mengatakan, pengukuran ulang di bantaran Kali Gelis sudah rampung. Tahapannya sudah selesai.

Pemkab Kudus, kata Fuad, telah mengajak mediasi warga yang tanahnya terdampak normaliasi sungai. Tanah yang berlokasi di bantaran sungai pun diukur ulang. Disesuaikan dengan kebutuhan normalisasi.

Baca juga: FPTI: Aries Susanti, Yok Gondol Dua Medali Emas di Porprov

”Sudah beres, warga sudah merelekan tanahnya untuk mendukung pekerjaan normalisasi ini,” terangnya.

Pihaknya menyebut, untuk pekerjaan normalisasi ini, BBWS fokus di empat desa. Yakni, Desa Ploso, Jati Wetan, Jati Kulon, dan Pasuruan Lor.

Terkait prosesnya, pengurukan tanah sudah mencapai petemuan batas Sungai Wulan. Sedangkan untuk di daerah Ploso pengerjaan landasan bawah bantaran sungai.

”Pengerjaan sudah mencapai 25 persen. Akses sudah bisa dilalui,” katanya.

Dalam pengerjaan proyek normalisasi Kali Gelis ini, pihaknya menargetkan penggerjaan selesai pada Desember sesuai batas waktu pengerjaan. Bahkan, tidak menutup kemungkinan BBWS Pemali Juana akan mempercepat pengerjaan. Dengan begitu proyek tersebut bisa selesai sebelum batas waktu.

Fuad berharap bisa mengentaskan permasalahan banjir di wilayah yang terdampak. Khususnya berada di Desa Pasuruan Lor.

Sebelumnya, Pemkab Kudus berkomitmen menyelesaikan permasalah penentuan batas wilayah bantaran Kali Gelis. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kudus juga menentukan batas wilayah sungai antara rumah warga. Pemkab Kudus mengukur ulang dan menyesuaikan kebutuhan tanah untuk normalisasi.

Pengerjaan proyek normalisasi ini, panjangnya mencapai 8,5 kilometer. Dari Desa Ploso menuju pertemuan Sungai Wulan. Sedangkan anggaran yang dikucurkan bersumber dana dari Anggaran pendapatan belanja nasional (APBN). Sebesar Rp 95 miliar.

(ks/mal/gal/top/JPR)

 TOP