alexametrics
Minggu, 07 Mar 2021
radarkudus
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Butuh Kekompakan Bersama Berantas Ilegal Loging dan Narkoba

23 Februari 2021, 15: 49: 17 WIB | editor : Ali Mustofa

KEJAHATAN KLASIK: Pengedar narkoba jenis sabu saat diringkus baru-baru ini.

KEJAHATAN KLASIK: Pengedar narkoba jenis sabu saat diringkus baru-baru ini. (SUBEKAN/RADAR KUDUS)

Share this      

BLORA Ada dua kriminalitas yang sulit diberantas di Kabupaten Blora. Yaitu narkoba dan ilegal loging. Butuh kekompakan dari semua kalangan untuk meminimalisasi dua kejahatan itu.

Dari data selama 2020, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Blora mengalami kerugian hampir Rp 1 miliar. Juga kehilangan pohon atau tunggakan 1.928 batang. Hal ini akibat penebangan liar oleh tujuh tersangka dalam enam kasus. Untuk 2019, KPH Blora mengalami kerugian Rp 1,2 miliar. Dengan jumlah pohon hilang 3.662 batang.

Asisten 1 Setda Blora Kunto Aji dalam pencanangan dan Sosialisisasi Kampung Bersih Narkoba di Kelurahan Kauman, Kecamatan Blora Kota, kemarin mengatakan, seluruh elemen masyarakat diharapkan bekerja sama untuk menanggulangi kedua kasus itu. ”Seluruh elemen masyarakat harus kompak. Itu kunci utamanya. Semoga peredaran narkoba di Blora dapat dicegah dan ditekan seminimal mungkin,” harapnya.

AMANKAN: Kayu hasil curian yang berhasil diamankan aparat kepolisian baru-baru ini.

AMANKAN: Kayu hasil curian yang berhasil diamankan aparat kepolisian baru-baru ini. (SUBEKAN/RADAR KUDUS)

Dia berharap, pencanangan ini bukan hanya sebuah wacana. Jadi, benar-benar hingga seluruh warga Kota Sate bebas dari narkoba. ”Pencanangan ini adalah sebuah kebanggan dan kehormatan bagi Kelurahan Kauman. Juga bagi seluruh warga Blora. Harapannya seluruh desa atau kelurahan bisa bebas dari narkoba,” ucapnya.

Menurutnya, ada dua penyakit kriminal yang sulit untuk diobati. Yaitu narkoba dan ilegal loging. Untuk itu,  Kunto Aji berharap seluruh elemen masyarakat bekerja sama untuk menanggulangi.

Sementara itu, Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama  mengaku, pencanangan Kampung Bersih Narkoba di Kelurahan Kauman ini, yang pertama di Bumi Samin. Ke depan akan dibentuk lagi di kampung yang lain. Untuk itu, dia berharap dukungan dari Kodim 0721/Blora beserta Pemkab Blora.

Dipilihnya Kelurahan Kauman sebagai Kampung Bebas Narkoba berdasarkan penilaian dan pemantauan oleh Polres bersama Kodim dan Pemkab Blora. ”Di Kelurahan Kauman tidak ditemukan kasus narkoba,” ujarnya.

Kapolres menegaskan, jika ada warga yang menyalahgunakan narkoba akan diberi tindakan tegas. Bahkan, jika ditemukan anggotanya sendiri yang bermain dengan barang terlarang itu, dia tak segan memberikan tindakan sesuai dengan aturan.

(ks/sub/lin/top/JPR)

 TOP