alexametrics
Minggu, 07 Mar 2021
radarkudus
Home > Blora
icon featured
Blora

Dua Rumah di Blora Ludes Terbakar, Kerugian Mencapai Setengah Miliar

23 Februari 2021, 12: 07: 06 WIB | editor : Ali Mustofa

HARTA LUDES: Munawar, korban kebakaran rumah (dua dari kiri) menerima bantuan dari BPBD Blora kemarin.

HARTA LUDES: Munawar, korban kebakaran rumah (dua dari kiri) menerima bantuan dari BPBD Blora kemarin. (BPBD BLORA FOR RADAR KUDUS)

Share this      

BLORA – Dua rumah di Desa Ngloram, Kecamatan Cepu, ludes terbakar kemarin. Penyebabnya diduga karena korsleting listrik.

Kepala Satpol PP Kabupaten Blora Djoko Sulistyono melalui Kabid Perlindungan Masyarakat Pujo Catur Susanto mengungkapkan, rumah yang terbakar itu milik Munawar, warga Dusun Putuk, RT 3/RW 3, Desa Ngloram. Terbakar sekitar pukul 03.00.

”Laporan masuk, api sudah padam. Relawan-relawan di Cepu dan warga sekitar yang ikut dalam pemadaman tersebut,” jelasnya.

Menurutnya, saat kejadian hanya ada anak korban, Alif, 25. Sedangkan korban bersama istrinya berjualan di pasar. Akibat kebakaran itu, rumah berukuran 9x21 meter itu ludes. Termasuk perabot rumah tangga, surat-surat penting, dan satu unit sepeda motor.

”Itu ada dua rumah, tapi satu KK. Dugaan sementara penyebab kebakaran karena korsleting arus listrik. Kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 500 juta,” terangnya.

Dari data yang ada, angka musibah kebakaran di Bumi Samin tahun kemarin, mencapai 44 kejadian. Tersebar di 13 kecamatan. Hanya tiga kecamatan yang tidak ada kasus kebakaran, yaitu Sambong, Jati, dan Kedungtuban.

Kasus tertinggi di Kecamatan Blora dengan 11 kasus. Disusul Kecamatan Jepon yang mencapai delapan kasus. Berikutnya Kecamatan Cepu dan Kunduruan, masing-masing empat kasus. Lainnya hanya ada 1, 2, dan 3 kasus.

Rata-rata kasus kebakaran itu terjadi di rumah, oven kayu, dan gudang kayu. Sebagian besar kebakaran disebabkan karena kelalaian. Seperti bedian (pembakaram jerami untuk mengusir lalat pengganggu hewan) ternak, korsleting listrik, dan lupa mematikan kompor. 

(ks/lin/sub/top/JPR)

 TOP