alexametrics
Senin, 08 Mar 2021
radarkudus
Home > Jepara
icon featured
Jepara

Perbaikan Petilasan Ratu Kalinyamat Telan Rp 200 Juta

23 Februari 2021, 11: 31: 02 WIB | editor : Ali Mustofa

HANCUR: Petilasan Ratu Kalinyamat di Desa Tulakan, Kecamatan Donorojo hancur setelah tertimpa pohon.

HANCUR: Petilasan Ratu Kalinyamat di Desa Tulakan, Kecamatan Donorojo hancur setelah tertimpa pohon. (MOH. NUR SYAHRI MUHARROM/ RADAR KUDUS)

Share this      

JEPARA – Perbaikan petilasan Ratu Kalinyamat di Desa Tulakan, Donorojo diperkirakan memakan biaya Rp 200 juta. Namun proses perbaikan belum bisa dilakukan saat ini. Perbaikan baru bisa dilaksanakan setelah perubahan anggaran ditentukan.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jepara Zamroni Lestiaza, melalui Kabid Destinasi Pariwisata Nur Zuhruf mengatakan, kewenangan Disparbud hanya di bagian cagar budayanya. Yaitu bagian petilasan Ratu Kalinyamat.

”Kalau terkait pohonnya, itu bukan wewenang kami lagi. Melainkan kewenangan pemerintah desa sana (Tulakan, Red),” ujarnya.

Bangunan petilasan Ratu Kalinyamat rusak lantaran tertimpa pohon winong Rabu (17/2) lalu. Nur Zuhruf mengaku perbaikan diprioritaskan di bagian petilasan terlebih dahulu. ”Tapi kalau bisa dibangun semuanya,” ungkapnya.

Meski begitu, pihaknya belum bisa memperbaiki petilasan Ratu Kalinyamat dalam waktu dekat. Ia mengaku anggaran untuk perbaikan masih belum bisa ditentukan. Kemungkinannya, setelah anggaran perubahan ditentukan.

”Kalau ada. Tapi kalau masih tidak ada, ya terpaksa dilakukan tahun 2022. Tapi kalau bisa secepatnya,” kata Nur Zuhruf.

Ia memperkirakan biaya yang diperlukan untuk memperbaiki petilasan Ratu Kalinyamat sebesar Rp 200 juta. ”Kira-kira sejumlah itu. Karena pihak kita baru mengukur dari luar bangunan yang ambruk. Belum kita amati secara detail,” imbuhnya. (rom)

(ks/lid/top/JPR)

 TOP