alexametrics
Minggu, 07 Mar 2021
radarkudus
Home > Pati
icon featured
Pati

Beri Layanan Kesehatan ke Warga Terdampak Banjir

22 Februari 2021, 13: 47: 14 WIB | editor : Ali Mustofa

SOSIAL: Kegiatan bakti sosial pengobatan gratis untuk warga korban banjir di Desa Kosekan, Kecamatan Jakenan.

SOSIAL: Kegiatan bakti sosial pengobatan gratis untuk warga korban banjir di Desa Kosekan, Kecamatan Jakenan. (KODIM 0718/PATI FOR RADAR KUDUS)

Share this      

PATI - Kodim 0718/Pati peduli korban banjir. Dengan menggandeng sejumlah kelompok, sebuah posko pengobatan gratis didirikan di Desa Ngastorejo Kecamatan Jakenan belum lama ini.

Sejumlah kelompok yang ikut kegiatan sosial itu antara lain relawan dari Markas bersama As-sunah, yayasan Akhlakul Karimah, yayasan Insan Cendekia Mulia Pati serta komunitas Pati mengaji.

Komandan Kodim 0718/Pati Letkol Czi Adi Ilham Zamani mengungkapkan, sudah sekitar 14 hari lebih wilayah Kabupaten Pati khususnya di 6 kecamatan terendam banjir, walaupun saat ini sudah berangsur-angsur surut, namun di beberapa wilayah masih cukup tinggi.

"Sekian waktu terkepung banjir tentunya menyulitkan masyarakat yang terdampak banjir untuk beraktivitas unutuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dampak yang ditimbulkan akibat banjir tersebut juga sudah sangat terasa termasuk gejala gangguan kesehatan sudah banyak timbul. Seperti penyakit kulit gatal-gatal," terang Dandim.

Dandim Pati menuturkan bahwa kegiatan bakti sosial ini adalah berkat kerjasama antara Kodim Pati bersama relawan dari Markas bersama As-sunah, yayasan Akhlakul Karimah, yayasan Insan Cendekia Mulia Pati serta komunitas Pati mengaji yang dipelopori H. Purwanto dan didukung oleh Puskesmas Jakenan dan DKT (Dinas Kesehatan Tentara) Rumah sakit Marga Husada Pati.

Dandim berharap kegiatan bakti sosial ini dapat memberikan manfaat kepada masyarakat yang terdampak banjir.

Kades Ngastorejo Poniman menambahkan bahwa ada sekitar 150 rumah yang terdampak banjir dan sekitar 140 hektar sawah yang hingga saat ini masih terendam banjir dengan ketinggian rata-rata 5 sampai 40 cm. “Terimakasih atas kegiatan bakti sosial berupa pengobatan serta bantuan lainnya dari Pak Dandim bersama komunitas serta relawan, tentunya ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat desa Ngastorejo,” kata Poniman.

Acara pengobatan masal tercatat diikuti oleh sebanyak 110 warga, dewasa maupun anak-anak dengan rata-rata mengeluhkan sakit pusing, sakit perut, ISPA, gatal-gatal pada kulit serta pemeriksaan tensi darah. 

(ks/him/aua/top/JPR)

 TOP