alexametrics
Senin, 08 Mar 2021
radarkudus
Home > Kudus
icon featured
Kudus
Dualisme di Tubuh KONI Kudus

Ketua KONI Kudus Tak Terima Hasil Musorkablub

21 Februari 2021, 18: 02: 19 WIB | editor : Ali Mustofa

BERI KETARANGAN: Ketua KONI Kudus Antoni Alfin memberi keterangan sehubungan dengan digelarnya Musorkablub setelah Imam Triyanto secara aklamasi terpilih menjadi ketuanya di Hotel Kenari.

BERI KETARANGAN: Ketua KONI Kudus Antoni Alfin memberi keterangan sehubungan dengan digelarnya Musorkablub setelah Imam Triyanto secara aklamasi terpilih menjadi ketuanya di Hotel Kenari. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS - Antoni Alfin bersikeras mempertahankan jabatannya sebagai Ketua KONI Kudus setelah Imam Triyanto dipilih secara aklamasi. Antoni menganggap Musorkablub cacat hukum.

Antoni menganggap Musorkablub tersebut tak sesuai AD/ART KONI Kudus 2020. Dia menerima surat dari Forum Komunikasi Pengkab Olahraga se-Kabupaten Kudus pada 14 Januari 2021. Ada sebanyak 33 Pengkab menginginkan ketua KONI Kudus mengadakan Musorkablub. Akan tetapi tidak dijelaskan 33 Pengkab terdiri dari mana saja.

”Sebelumnya ada niatan untuk memanggil, namun tidak ada respon untuk menyelesaikan secara bersama,” katanya kemarin.

Selai itu, dia juga menyayangkan surat edaran yang disampaikan KONI Jawa Tengah. Dengan Nomor: 28/Um/II/2021 yang dikirim secara mendadak. Menurutnya seharusnya KONI Kudus diberi kabar dahulu tentang Musorkablub.

”Kami mengkaji, KONI Jateng juga mengkaji. Harus didiskusikan terlebih dahulu, karena AD/ART yang dipakai sama,” tambahnya.

Menurut Antoni, jika dia digulingkan, akan menjadi hal terburuk bagi KONI-KONI yang ada di Indonesia. Pihaknya menyebut, akan tetap melaksanakan tugas dan jabatannya sekaligus bekerja sebagai Ketua KONI Kudus yang sah. Lantaran dia beranggapan Musorkablub cacat hukum.

Baca Juga: Terpilih Aklamasi, Imam Triyanto Jadi Ketua KONI Kudus

Kabid Binkum KONI Kudus Mohamad Nur Hansyim menerangkan, Musorkablub/musorkotlub dapat diselenggarakan atas rekomendasi dari dapat anggota yang disetujui minimal 2/3 peserta sah rapat.

Hasyim mengatakan, musorkablub yang  diselenggarakan forkom pengkab tidak ada undangan ke KONI Kabupaten Kudus. Undangan hanya ditujukan kepada pengkab.

”Ada forkom pengkab itu didukung 33 pengkab. Sedangkan 13 pengkab surat keputusan (SK) sudah tidak berlaku,” katanya.

(ks/mal/gal/top/JPR)

 TOP