alexametrics
Senin, 08 Mar 2021
radarkudus
Home > Jepara
icon featured
Jepara

Awas! Penipuan Modus Beri Bantuan Mengatasnamakan Bupati Jepara 

20 Februari 2021, 12: 16: 48 WIB | editor : Ali Mustofa

Awas! Penipuan Modus Beri Bantuan Mengatasnamakan Bupati Jepara 

JEPARA - Akhir-akhir ini, beredar pesan singkat yang mengatasnamakan pemimpin daerah. Di antaranya Bupati Jepara Dian Kristiandi. Sebelumnya, Wakil Bupati Pati Saiful Arifin (Safin) juga dicatut namanya.

Di Jepara, pesan singkat itu, salah satunya menyasar ke pengurus tempat ibadah. Modusnya memberikan bantuan. Nomor yang digunakan oleh pelaku yaitu +62 878 6050 8337. Untuk meyakinkan calon korban, pelaku juga memasang foto profil bupati Jepara. Pesan berantai yang mengatasnamakan bupati Jepara Dian Kristiandi itu, meminta nomor rekening untuk diberikan bantuan hibah ke tempat peribadatan. Padahal, di pemkab saat ini tidak ada kegiatan tersebut.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jepara Arif Darmawan meminta kepada masyarakat, termasuk pengurus tempat ibadah agar tak percaya dengan pesan singkat itu. Seperti dengan menawarkan memberikan bantuan melalui transfer uang ke nomor rekening.

ABAL-ABAL: Nomor WhatsApp yang mengatasnamakan Bupati Jepara Dian Kristiandi.

ABAL-ABAL: Nomor WhatsApp yang mengatasnamakan Bupati Jepara Dian Kristiandi.

”Saya informasikan kepada pengurus semua tempat idadah dan pondok pesantren (ponpes) di Kabupaten Jepara untuk tidak merespon pesan via WA yang mengatasnamakan bupati Jepara. Termasuk jangan memberikan nomer rekening ke nomor itu," tegasnya.

Ia menambahkan, sudah ada beberapa pengurus vihara yang melapor. Juga pengurus ponpes yang mendapatkan pesan singkat yang mengatasnamakan orang nomor 1 di Kota Ukir itu.

”Sekali lagi, kalau mendapatkan telepon atau WA dari nomor tersebut, tidak usah ditanggapi. Itu bukan nomor bupati," katanya.

Pesan yang dilakukan oknum tersebut dikhawatirkan akan meminta sejumlah uang kepada korban. Maka pemkab mengeluarkan imbauan, bahwa iming-iming bantuan itu tidak benar. Sedangkan nomor yang digunakan bukan nomor bupati Jepara.

Di Pati juga terjadi hal serupa. Pesan singkat Whatsapp yang mengaku sebagai Wakil Bupati Saiful Arifin. Penipuan tersebut juga menyatut nama Bupati Pati Haryanto. Di salah satu percakapan WA, akun itu mengaku akan mengadakan acara doa bersama dan tahlil sekaligus santunan anak yatim. Akun WA itu, memakai nomor 085706286215 dengan nama Saiful Arifin memakai huruf kapital semua. Fotonya menggunakan kemeja merah.

Modus lain, serupa dengan yang terjadi di Jepara. Menawarkan akan memberikan bantuan dengan meminta data-data pengurus masjid atau gereja. Selanjutnya meminta sejumlah uang terlebih dulu, sebelum dana sumbangan yang dijanjikan cair. Dengan dalih sumbangan wajib takmir masjid atau dewan gereja.

Bulan lalu, penipuan modus seperti ini menyasar gereja-gereja. Baru-baru ini, penipuan modus tersebut menyasar takmir masjid dan sejumlah perangkat desa. Seperti Desa Ketanen Kecamatan Trangkil, dan Desa Gembong. 

(ks/war/lin/top/JPR)

 TOP