alexametrics
Minggu, 07 Mar 2021
radarkudus
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Dua Kali Masuk Penjara, San Aspal Tak Kapok Main Sabu Lagi

19 Februari 2021, 22: 26: 38 WIB | editor : Ali Mustofa

TAK KAPOK: Santoso Heru alias San Aspal tersangka kasus narkoba tak kapok. Padahal, sudah dua kali masuk penjara dengan kasus serupa.

TAK KAPOK: Santoso Heru alias San Aspal tersangka kasus narkoba tak kapok. Padahal, sudah dua kali masuk penjara dengan kasus serupa. (POLRES FOR RADAR KUDUS)

Share this      

BLORA – Dua kali keluar masuk bui tidak membuat Santoso Heru alias San Aspal kapok. Residivis yang baru bebas dengan status pembebasan bersyarat (PB) ini, akan kembali lagi ke sel gara-gara tertangkap tangan transaksi narkotika jenis sabu-sabu.

Kapolres Blora Polda Jawa Tengah AKBP Wiraga Dimas Tama melalui Kasatresnarkoba AKP Hartono mengungkapkan untuk wilayah Kabupaten Blora, tersangka termasuk golongan kelas kakap. Licin dan sulit untuk ditembus.

“Selama ini memang sulit di deteksi. Yang jelas nangkap itu sulit. Makanya saya bilang itu kelas kakap. Sudah senior. Ndelalah lagi apes aja,” terangnya.

Dia menambahkan, sebenarnya, saat ini, tersangka masih dalam status Pembebasan Bersyarat (PB) dari Kemenkumham. Sehingga, bisa dipastikan hukumannya akan semakin berat.

“Ini masih PB. Bisa-bisa hukuman nya ditambah 1/3 tahun dari putusan kemarin. Biar tambah tua di lapas. Memang tidak kapok. Ya mungkin sudah merasa menikmati dengan dunianya. Kalau lihat seperti ini, ada kemungkinan tersangka akan dipindah ke Nusakambangan,” tegasnya.

Untuk sementara, tersangka dikenakan pasal pengedar dan menguasai barang terlarang. Ancaman hukumannya pidana maksimal 20 tahun penjara. “Kita masih melakukan pengembangan. Transaksinya juga sulit ditelusuri. Dia transaksi dari nomor. Sementara nomornya sudah tidak ada. Sudah dihapus,” bebernya.

AKP Hartono menegaskan, San Aspal diringkus pada Senin, (15/2) sekitar pukul 17.50 kemarin. Yaitu di jalan raya BloraRandublatung. Tepatnya di depan Minimarket Alfamart, Desa Kamolan, Kecamatan Blora.

“Senin, (15/2) sekitar pukul 15.00, tersangka melintas menggunakan Sepeda Motor bernopol L 6131 Q kemudian berhenti didepan Alfamart Kamolan. Lantas dia melihat ada petugas. Terus lari. Setelah dikejar dia terjatuh dan ditangkap. Saat digledah ditemukan narkoba jenis sabu di tubuhnya,” jelasnya.

Dari penangkapan tersebut, pihaknya berhasil mengamankan Satu paket Narkoba Jenis sabu sebanyak 3,46 gram. Barang terlarang ini dibungkus plastik klip warna bening, kemudian dibungkus kertas tisu warna putih serta diisolasi warna bening selanjutnya dimasukkan ke dalam bungkus rokok LA warna putih. Satu buah Handphone merek Samsung. Satu unit motor dengan nomor polisi L 6131 Q.

“Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata tersangka seorang residivis. Dimana yang bersangkutan pernah masuk bui 2 kali dengan kasus yang sama. Bahkan kebebasan yang terakhir adalah karena pembebasan bersyarat dari Kemenkumham dan saat ini masih dalam pemantauan,” bebernya. 

(ks/sub/ali/top/JPR)

 TOP