alexametrics
Minggu, 07 Mar 2021
radarkudus
Home > Kudus
icon featured
Kudus

Didata 5 Bulan, Santunan bagi Ahli Waris Pasien Covid-19 Tak Cair-cair

19 Februari 2021, 21: 58: 54 WIB | editor : Ali Mustofa

MINTA KEJELASAN: Fatmawari (berjilbab) bersama suami bertanya pada petugas Dinsos P3AP2KB Kudus pencairan santunan Rp 15 juta kemarin.

MINTA KEJELASAN: Fatmawari (berjilbab) bersama suami bertanya pada petugas Dinsos P3AP2KB Kudus pencairan santunan Rp 15 juta kemarin. (INDAH SUSANTI/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS – Santunan Rp 15 juta untuk ahli waris pasien Covid-19 yang meninggal dunia sampai saat ini tak kunjung cair. Padahal pendataan sudah rampung pada Agustus 2020.

Fatmawati warga RT 1 RW 3, Desa Pasuruan Kidul, Jati, resah sudah lima bulan santunan itu tak kunjung diterima. Untuk itu, kemarin, dia mempertanyakan santunan ke Dinsos P3AP2KB. ”Didata lima bulan lalu, tetapi sampai sekarang tak ada kejelasan,” terangnya.  Dia mengatakan, bapaknya meninggal dunia terkonfirmasi Covid-19. Padahal, pengajuan dilakukan 9 September 2020. Tujuh hari setelah bapaknya meninggal dunia. ”Jadi, saya tanyakan, ke kantor Dinsos. Rumornya sudah ada yang cair,” jelasnya.

Namun, setelah mendapat penjelasan dari petugas, informasi pencairan santunan Rp 15 juta belum ada. Pihak Dinsos P3AP2KB juga menerangkan, yang sudah cair santunan dari dana APBD bagi yang tidak mampu.

Fatmawati hanya berharap, secepatnya cair. Karena sudah lima bulan berjalan, tidak ada kabar sama sekali kejelasan pencairan.

Kepala Dinsos P3AP2KB Mundir melalui Kabid Perlindungan Rehabilitasi Sosial dan Perlindungan Bantuan Jaminan Sosial Adji Setiawan mengatakan, upaya untuk mencari tahu kapan cair sudah dilakukan, koordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah.

”Pencairan santunan Rp 15 juta ahli waris korban meninggal Covid-19, se Jawa Tengah baru tujuh orang. Kudus belum sama sekali ada yang cair. Meski, nanti uangnya langsung ditransfer ke rekening ahli waris, kami tetap memantau lewat provinsi,” ungkapnya.

Dia mengatakan, pengajuan santuan Rp 15 juta masih berlanjut. Data yang sudah masuk, Januari 2021 berjumlah 52 pengajuan. Kalau untuk Februari belum selesai direkap. Untuk data sebelumnya, dari Agustus hingga Desember 2020 sebanyak 185 pengajuan saat ini masih menunggu pencairan.

Untuk mekanisme pengajuan bantuan, kata dia, warga bisa mengajukan dengan membawa beberapa berkas persyaratan. Seperti punya KTP, KK, surat keterangan dari puskesmas atau rumah sakit yang menerangkan meninggal karena Covid-19, dan ada ahli warisnya.

”Setelah data itu terkumpul, Dinsos P3AP2KB Kudus lantas mengajukan ke Provinsi Jateng, setelah itu diajukan ke Kementerian Sosial,” paparnya. 

(ks/san/mal/top/JPR)

 TOP