alexametrics
Selasa, 09 Mar 2021
radarkudus
Home > Rembang
icon featured
Rembang

Legowo Atas Putusan MK, Bayu Andriyanto Kembali Pilih Berwirausaha

Hafidz Perbaiki Infrastruktur dan Kemiskinan

19 Februari 2021, 14: 31: 07 WIB | editor : Ali Mustofa

BERSINERGI: Abdul Hafidz menyerahkan memori jabatan kepada Pelaksana Harian (Plh) Bupati Rembang Edy Spriyanta kemarin (17/2) malam.

BERSINERGI: Abdul Hafidz menyerahkan memori jabatan kepada Pelaksana Harian (Plh) Bupati Rembang Edy Spriyanta kemarin (17/2) malam. (HUMAS PEMKAB REMBANG FOR RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG - Bupati Rembang Abdul Hafidz menyerahkan jabatan bupatinya kepada Pelaksana Harian (Plh) bupati Edy Supriyanta di Rumah Dinas Bupati sekitar pukul 21.00 Rabu (17/2) malam. Sejak itu Abdul Hafidz sudah menyandang status mantan Bupati Rembang periode 2016-2021. Dalam penyerahan itu Abdul Hafidz mengakui insfrastruktur dan kemiskinan masih belum sempurna dalam pencapaiannya. Ia berencana memperbaiki di periode berikutnya.

Sementara wakilnya dan juga lawan dalam pilkada 2020 Bayu mengaku legowo. Dia akan kembali ke rutinitas sebagai pengusaha.

Dia juga mengirimkan pesan WhatsApp. Isinya ”Assalamualaikum Wr.Wb.

Terkait putusan hari ini MK sama sekali tidak mempertimbangkan permohonan yg kita sampaikan saat pembacaan permohonan,

Terkait alat bukti bukti yang sudah kita ajukan,

Padahal ada 6 putusan sebelumnya yg menyimpangi Pasal 158,

Tetapi Faktanya yang dipakai Rupanya MK memutus gunakan Pasal 158(ambang batas) tanpa toleransi.

Terimakasih kepada Saudara-saudara ku semuanya, Doa+Dukungan panjengan semuanya,...

Dan Mohon maaf apabila selama ini ada kesalahan dan kekurangan

Salam Hormat Dari Kami ????

Wassalamu'alaikum wr.wb.”

Pilkada Rembang dimenangkan pasangan calon (Paslon) 02 Abdul Hafidz dan Muhammad Hanies Cholil Barro'.

Abdul Hafidz menambahkan memori jabatan diharapkan bisa menjadi gambaran apa yang sudah dilakukan selama lima tahun. Sesuai dengan visi dan misi yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021.

Selama memimpin lima tahun, kata Hafidz, pihaknya sudah melakukan berbagai kegiatan. Baik itu berupa kebijakan, maupun sumber dari aspirasi masyarakat. Ia menyadari dari realisasi itu masih ada kekurangan.

”Kekurangan ini akan kami perbaiki di periode berikutnya,” katanya.

Kekurangan itu di antaranya Insfrastruktur dan kemiskinan. Dari segi pembangunan insfrastruktur masih ada 30 persen yang masih perlu diperhatikan. Sisanya kerusakan berat dan ringan sudah diselesaikan.

Angka kemiskinan juga mengalami kenaikan saat pandemi. Kemiskinan 2016 berada pada angka 19,3 persen. Tiga tahun berikutnya tinggal sekitar 14 persen. Pada pandemi, angka kemiskinan pun kembali naik menjadi sekitar 15 persen. ”Kekurangan itu lah motivasi kami untuk bekerja. Justru tidak sempurna inilah yang membangkitkan kami untuk kerja lebih baik,” jelasnya.

Di sisi lain Hafidz menunjukkan keberhasilan dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). ”Dua tahun, 2018, 2019 sudah WTP. Ini bentuk indikasi keberhasilan yang sudah kami lakukan,” imbuhnya.

Sementara itu pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Rembang terpilih akan ditetapkan dalam rapat pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rembang hari ini. Kedua Paslon rencananya dihadirkan.

Mahkamah Konstitusi (MK) sudah menolak permohonan Paslon 01 terkait Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP). Tahapan selanjutnya, dari MK akan memberikan salinan putusan kepada KPU RI sekitar tiga hari setelah putusan dismissal. Kemudian akan diteruskan ke KPU Rembang.

Ketua KPU Rembang M Ika Iqbal Fahmi menyampaikan setelah menerima salinan, sesuai dengan ketentuan, maksimal lima hari KPU harus melaksanakan rapat pleno penetapan Paslon terpilih. Rencananya KPU Rembang akan menggelar rapat itu hari ini.

”Pukul 10.00 besok (hari ini, Red) rencananya gitu. Salinan (putusan MK,Red) sudah kami terima hari Selasa (16/2)," katanya.

Dalam pleno nanti, pihaknya akan menyapaikan dokumen penetapan pasangan calon. Hasil rapat kemudian disampaikan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang. ”Setelah ini di DPRD untuk usulan pelantikan. Di KPU hanya sampai penetapan Paslon terpilih,” imbuhnya.

Sesuai dengan hasil rekapitulasi KPU, Pilkada Rembang dimenangkan pasangan 02 Abdul Hafidz – Hanies Cholil Barro’ dengan 214.237 suara. Sedangkan pasangan 01 Harno – Bayu Andriyanto mendapat 208.736 suara. Selisih perolehan kedua Paslon itu atau 5.501 suara  atau 1,3 persen.

Rencananya hari ini Paslon 01 Harno-Bayu Andriyanto dan Paslon 02 Abdul Hafidz-Muhammad Hanies Cholil Barro' juga akan diundang untuk mengikuti rapat pleno penetapan pasangan calon terpilih. Selain itu juga diundang ketua partai pengusung dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda).

Sebelumnya, kemarin (17/2) diadakan rapat persiapan untuk pengajuan pelantikan bupati Rembang. Dihadiri oleh Sekertaris DPRD Rembang, Sekertaris KPU Rembang, Asisten I, Asisten II, dan pihak terkait  lainnya. Untuk koordinasi persiapan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih hasil Pemilu 2020. 

(ks/vah/zen/top/JPR)

 TOP