alexametrics
Minggu, 07 Mar 2021
radarkudus
Home > Inspirasi
icon featured
Inspirasi

Latihan Voli di Rumah

19 Februari 2021, 10: 27: 38 WIB | editor : Ali Mustofa

Eko Wahono Putro

Eko Wahono Putro (DOKUMEN PRIBADI)

Share this      

EKO Wahono Putro pemain voli asal Rembang itu beberapa kali mengikuti kejuaraan voli tingkat nasional. Dia tergabung di Bank Jateng Voli Semarang. PON, Pra PON, Kejurnas, Liga Voli Indonesia (Livoli), Popnas, Pomnas, dan Proliga. Itu, beberapa kejuaran tingkat nasional yang sempat dia ikuti.

Eko WP, 25, sapaan akrabnya, dengan senyumnya memegang dua piala emas di kedua tangannya. Dia menjuarai Livoli 2019. Dia mengikuti partai final di GOR Dimyati, Tangerang, Banten Oktober 2018 silam. Usai jinakkan Bhayangkara Samator akhirnya memenangi kejuaraan itu.

Sejak sekolah di Rembang, dia sering mengikuti kejuaraan voli. Baik tingkat SMP maupun antar desa. ”Postur tubuh saya juga sudah tinggi. Sekitar 170 Cm,” katanya.

Awal karirnya bermula saat pindah SMA Ronggolawe Semarang. Di sana banyak pemain voli berkumpul. Sejak kelas I SMA sudah bergabung di Pusat Pendidikan Atlet Pelajar (PPAP) Jateng. ”Kelas I mendapat tawaran masuk salah satu grup voli di Semarang. Setelah itu, mendapat tawaran PPAP Jateng untuk latihan,” katanya.

Even pertama sudah mengikuti kejuaraan nasional. Kejuaraan itu Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas). ”Dilaksanakan hanya akhir pekan saja. Selain itu, hanya diikuti antar pelajar,” tambahnya.

Banyak even yang dia ikuti semenjak SMA. Di antaranya, Kejurnas Junior di Sentul, Kejuaraan Nasional bola voli, dan Liga Bola Voli Indonesia (Livoli) divisi utama. ”Banyak even lainnya. Tidak hanya tingkat nasional. Tingkat Provinsi juga sering mengikuti,” jelasnya.

Dia mengaku, banyak mengikuti Livoli sejak kelas II SMA hingga sekarang. Setelah itu, tergabung di grup voli Bank Jateng. ”Terakhir mengikuti Livoli 2018 di GOR Dimyati, Tangerang, Banten. Bahkan menjuarainya,” ujarnya.

Setelah menjuarai Livoli itu, tidak ada kejuaraan lagi. Dikarenakan adanya pandemi yang mengharuskan untuk tidak ada kejuaraan. ”Setahun lebih tidak ada even karena pandemi. Tidak ada even resmi. Baik provinsi maupun nasional,” ungkapnya.

Terkait kesibukan saat pandemi, dia hanya mengikuti latihan rutin yang digelar timnya. Latihan sendiri di rumah hingga latihan di lapangan bersama tim. ”Saya juga nyambi jualan online. Selain itu, juga banyak endorse di Instagram,” jelasnya. (adr)

(ks/zen/top/JPR)

 TOP