alexametrics
Minggu, 07 Mar 2021
radarkudus
Home > Sportainment
icon featured
Sportainment

Bupati Pati Apresiasi Petarung MMA Asal Mojo

18 Februari 2021, 11: 16: 05 WIB | editor : Ali Mustofa

JUARA: Bupati Haryanto mengalungkan medali kepada petarung MMA One Pride asal Desa Mojo, Kecamatan Cluwak di Pendapata Kabupaten Pati kemarin.

JUARA: Bupati Haryanto mengalungkan medali kepada petarung MMA One Pride asal Desa Mojo, Kecamatan Cluwak di Pendapata Kabupaten Pati kemarin. (PROKOMPIM FOR RADAR KUDUS)

Share this      

PATI - Bupati Haryanto memberikan ucapan selamat kepada Petarung Mixed Martial Arts (MMA) asal Desa Mojo, Kecamatan Cluwak yakni Ahmad Azarudin Al Abror yang telah meraih kemenangan dalam debutnya di pertandingan eksibisi pada kelas middle weight One Pride MMA belum lama ini.

Bupati menerima kedatangan petarung yang biasa disapa Azar itu di pendapa. Orang nomor satu di Bumi Mina Tani ini mengungkapkan kebanggaannya dengan capaian prestasi Azar hingga ke tingkat nasional.

Dalam partai itu  Azar  berhasil menang submission dengan teknik kuncian Rear Naked Choke (RNC). Lawannya, Rotama Silalahi asal Pekanbaru, melakukan tap out pada ronde pertama menit 3.49.

“Saya ucapkan selamat. Mudah-mudahan pencapaian Mas Azar ini jadi inspirasi dan motivasi bagi atlet lain di Pati. Kalau mau usaha pasti ada hasil. Capaian ini tidak tiba-tiba, pasti ada ketekunan,” ujar Haryanto.

Ia menganggap keberhasilan Azar merupakan kebanggaan bagi daerah. Ia berharap pemuda-pemuda di Pati bisa meniru jejak Azar.

“Tapi, saya pesan, setelah jadi jago (bela diri), jangan malah berbuat tidak baik. Beri contoh, bahwa bertarung itu di arena, di ring. Jangan malah tarung karena ribut dengan tetangganya, tidak ada manfaat. Kalau jadi atlet, bisa diakui secara nasional,” harap dia.

Sementara, Azar mengatakan bahwa kemenangan di laga debutnya ini merupakan pengalaman berharga dalam hidupnya.

Ia menyadari, middle weight tergolong kelas baru di ajang One Pride MMA. Karena itu, publik tentu punya ekspektasi lebih terhadap laga di kelas ini. Namun demikian, ia tidak menganggapnya sebagai beban.

“Tentunya tidak. Saya tidak anggap sebagai beban. Saya anggap sebagai motivasi agar lebih baik lagi,” kata petarung berjuluk si Banteng Mataram ini.

Azar menyebut, setelah 3-4 pertandingan di kelas middle weight One Pride akan mengeluarkan sabuk juara baru di kelas ini.

“Kalau sudah keluar sabuk baru, akan menjadi cambuk bagi saya untuk lebih semangat latihan demi merebut sabuk juara itu,” tegas pria asal Desa Mojo, Kecamatan Cluwak ini.

Azar mengatakan, sejauh ini dirinya belum mendapat jadwal untuk pertandingan selanjutnya di One Pride MMA.

Namun demikian, ia akan terus melakukan persiapan demi hasil maksimal.

“Saya juga ada persiapan untuk event pra porprov,” ujar pria yang menguasai bela diri muaythai dan karate ini.

Atas capaiannya, ia berterima kasih pada kedua orang tuanya, Abror Muaythai Boxing Camp, Pengcab Muaythai Kabupaten Pati, dan keluarga besar Bandung Karate Club (BKC) Pati. 

(ks/aua/him/top/JPR)

 TOP