alexametrics
Minggu, 07 Mar 2021
radarkudus
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Rampung Perawatan, Tersangka Pembunuh Anom Subekti Langsung Ditahan

17 Februari 2021, 15: 07: 58 WIB | editor : Ali Mustofa

Sumani

Sumani (DOK RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG - Sumani, tersangka kasus pembunuhan di Desa Turusgede, Kecamatan Rembang Kota, kondisinya membaik. Setelah sekitar sepakan lalu, mencoba bunuh diri dengan meminum pestisida. Kemarin, ia sudah keluar dari RSUD dr R Soetrasno Rembang. Selanjutnya, tersangka itu akan langsung ditahan.

Kapolres Rembang AKBP Kurniawan Tandi Rongre melalui Kasat Reskrim AKP Bambang Sugito menjelaskan, setelah selesai perawatan di rumah sakit, pihaknya akan melakukan penyidikan dan penyelidikan lanjutan. ”Untuk penahanan nanti di Mapolres Rembang. Atau di Rutan Rembang juga bisa,” ujarnya.

Kuasa Hukum tersangka Darmawan Budiharto mengatakan, menurut penyidik, khususnya dokter yang menangani Sumani, dia sudah dinyatakan sehat jasmani dan rohani. Pihaknya mempersilakan apabila penahanannya dilakukan di rumah tahanan (rutan) Polres Rembang.

”Toh kemarin (Sumani, Red) sudah diperiksa di rumah sakit. Tersangka sendiri sudah bisa menjawab pertanyaan dengan sesadar-sadarnya, tanpa tekanan dan tanpa paksaan," katanya.

Sebelumnya, Darmawan Budiharto mengatakan, pada Senin (15/2) pihaknya ikut mendampingi pemeriksaan tersangka sekitar pukul 11.00-15.00 di RSUD. Saat pemeriksaan, ia sudah tak berada di ICU.

Dari pemeriksaan itu, Darmawan sudah mendengar pengakuan-pengakuan tersangka. Mulai pengakuan pelaku tunggal; motif bahwa tersangka membunuh korban terlebih dahulu, setelah itu mengambil harta benda; hingga terkait transfer ke rekening seorang berinisial RSD.

Saat gelar perkara beberapa waktu lalu dijelaskan, diketahui tersangka mentransfer Rp 8 juta ke rekening RSD. Disinggung tentang hal itu, berdasarkan pengakuan kliennya, Darmawan menjelaskan, setelah melakukan pembunuhan terhadap empat korban, tersangka mendapatkan uang kurang lebih Rp 13 juta, gelang perak, jarum emas, anting, dan handphone.

Namun, handphone milik korban sudah dibuang bersamaan dengan benda tumpul yang digunakan untuk memukul empat korban. Setelah sumani mendapatkan uang Rp 13 juta, pada Kamis (4/2) tersangka memasukkan Rp 8 juta ke rekening pribadinya dan mentransfer ke rekening RSD senilai Rp 7 juta.

”Katanya ada utang onderdil terkait perbekalan kapal Rp 6,2 juta,” ujarnya.

Dia melanjutkan, hubungan RSD dan Sumani, terkait dengan utang piutang. Sementara dalam gelar perkara di Mapolres Rembang beberapa waktu lalu, disebutkan kerugian korban berupa uang tunai Rp 13 juta. ”Dari pengakuan tersangka, dia mendapatkan uang sekitar Rp 13 juta,” katanya.

Terkait dengan proses setelah dirawat di RSUD, nantinya akan melihat kesehatan tersangka. Apabila sudah sembuh, kemungkinan penahanan akan dilakukan di rutan Mapolres Rembang. ”Langsung dilakukan penahanan selama 20 hari ke depan (setelah dinyatakan kondisi kesehatan memungkinkan),” katanya. 

(ks/vah/lin/top/JPR)

 TOP