alexametrics
Minggu, 07 Mar 2021
radarkudus
Home > Politik
icon featured
Politik

Permohonan Harno-Bayu Ditolak MK, Hafidz-Hanies Tetap Menang

17 Februari 2021, 14: 33: 42 WIB | editor : Ali Mustofa

JADI BUPATI LAGI: Calon Bupati Rembang Abdul Hafidz bersama tim pemenangan dan lawyer foto bersama usai sidang putusan terkait perselisihan hasil pemilihan (PHP) di kantor MK, Jakarta, kemarin.

JADI BUPATI LAGI: Calon Bupati Rembang Abdul Hafidz bersama tim pemenangan dan lawyer foto bersama usai sidang putusan terkait perselisihan hasil pemilihan (PHP) di kantor MK, Jakarta, kemarin. (TIM PEMENANGAN HAFID-HANIES FOR RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG – Pasangan Calon (Paslon) 02 Bupati dan Wakil Bupati Rembang Abdul Hafidz dan Muhammad Hanies Cholil Barro' memenangkan babak baru. Setelah menang perolehan suara pilkada pada 9 Desember 2020 lalu, kemarin mereka menang lagi lewat ketukan palu hakim Mahkamah Konstitusi (MK). Sekaligus menandai penolakan permohonan Paslon 01 Harno-Bayu Andriyanto terkait perselisihan hasil pemilihan (PHP).

Untuk selanjutnya, menunggu penetapan paslon terpilih oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rembang. Lalu pelantikan.

Putusan itu, disampaikan hakim dalam sidang dengan agenda pengucapan putusan. Calon Bupati 02 Abdul Hafidz mengikuti bersama tim di Jakarta. Ia tampak berfoto bersama kuasa hukumnya dari Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP Rembang. Selain itu, ada juga Ketua DPC PDIP Rembang Ridwan. Mereka berpose mengepalkan tangan. Tanda keberhasilan.

Zaimul Umam, ketua Tim Pemenangan Hafidz-Hanies

Zaimul Umam, ketua Tim Pemenangan Hafidz-Hanies (DOK. RADAR KUDUS)

Dalam proses persidangan, Paslon 02 dikawal lebih dari 30 lawyer. Dengan kemenangan ini, di kantor DPC PDIP Rembang akan mengadakan syukuran kemenangan pekan depan. ”Tanggal 21 (Februari) kami bakar ikan (tasyakuran, Red) di kantor DPC. Dengan prokes (protokol kesehatan) ketat," katanya.

Di Rembang, Zaimul Umam, ketua Tim Pemenangan Hafidz-Hanies juga ikut memantau sidang itu. Ia mengikuti streaming di salah satu kedai kopi di Kota Garam. Ia bersyukur dan menyambut baik putusan MK yang menolak gugatan 01. Juga berharap semua pihak bisa legowo. Sebab, putusan itu bersifat mengikat.

”Kami akan melakukan silaturahim bersama teman-teman 01 untuk membangun Rembang yang lebih baik untuk kepentingan masyarakat Rembang," katanya.

Gus Umam juga mengimbau, agar pendukung dan simpatisan Paslon 02 agar tidak terlalu uforia atas kemenangan ini. Hal ini mengingat masih dalam masa pandemi. Untuk itu, tetap prihatin dan tidak menimbulkan kerumunan.

Senada, Muhammad Hanies Cholil Barro', calon wakil bupati pendamping Abdul Hafidz, menilai putusan kemarin cukup melegakan dan adil. ”Sudah saatnya kembali bekerja secara riil," katanya.

Setelah putusan ini, adik Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas itu, mengimbau agar menyikapi kemenangan dengan bijak. ”Ini kemenangan kedua kami. Setelah menang pilkada, kami menang sengketa," imbuhnya.

Di sisi lain, masa jabatan Abdul Hafidz-Bayu Andriyanto akan berakhir hari ini. Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Edy Supriyanta sudah ditunjuk Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo merangkap jabatan sebagai Pelaksana Harian (Plh) Bupati Rembang. Penyerahan memori jabatan akan digelar hari ini.

Penunjukkan Edy Supriyanta berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 131/0002748 Tahun 2021 tentang Penunjukan Pelaksana Harian Bupati dan Walikota di Provinsi Jawa tengah.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Rembang Nur Purnomo Mukdi Widodo mengatakan, masa kerja Plh bupati nantinya akan berakhir sampai dilaksanakan pelantikan pasangan bupati dan wakil bupati terpilih.

”Pelantikan kepala daerah terpilih dilaksanakan antara tanggal 25 atau 26 Februari. Pelantikan dilaksanakan secara virtual di kabupaten/kota masing masing. Pelantikan tetap oleh gubernur yang berada di kantor provinsi," imbuhnya.

Sementara itu, tadi malam sesudah pembacaan keputusan MK tentang PHP Rembang, keluarga besar Abdul Hafidz hanya menggelar tasyakuran sederhana bersama keluarga inti. Rumahnya sepi. Hanya dengan bakar ikan dan makan ala kadarnya. Dengan melakukan sujud syukur bersama, keluarga merasa lega. Selain itu, hanya ada empat orang simpatisan yang ngopi. Sementara istri dan saudara Hafidz masak.

Haziroh Hafidz, istri Abdul Hafidz berharap, suaminya selalu sehat dan dalam menjalankan periode kedua ini diberi kelancaran. Apalagi selama persiapan sampai pelaksanaan pilkada menguras tenaga dan pikiran. ”Sebagai istri yang selalu mendampingi, suka dan duka sebagai bupati di periode pertama, akan dijadikan pembelajaran untuk periode kedua,” katanya. 

(ks/vah/lin/top/JPR)

 TOP