alexametrics
Senin, 08 Mar 2021
radarkudus
Home > Ekonomi
icon featured
Ekonomi

Bank Syariah Indonesia Buka Kantor Cabang Pembantu Rembang Sudirman

Optimalkan Layanan Perbankan Syariah

11 Februari 2021, 15: 40: 54 WIB | editor : Ali Mustofa

Imam Hidayat Sunarto, Pimpinan Wilayah Regional Office Semarang Bank Syariah Indonesia,

Imam Hidayat Sunarto, Pimpinan Wilayah Regional Office Semarang Bank Syariah Indonesia, (BANK SYARIAH FOR RADAR KUDUS)

Share this      

 REMBANG - PT Bank Syariah Indonesia Tbk meresmikan Kantor Cabang Pembantu Rembang Sudirman dalam rangka meningkatkan layanan dan memperluas akses perbankan syariah di Jawa Tengah. Seremonial launching diselenggarakan di Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Pembantu Rembang Sudirman, Desa Pandean RT:002 RW:003 Kecamatan Rembang Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Rabu (10/2/2021).

Hadir pada kesempatan ini Bupati Kabupaten Rembang, Abdul Hafidz; Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan 3 dan Perizinan OJK Kantor Regional 3 Jateng-DIY, Tias Retniani; Ketua Pengurus KSPPS BMT Bina Umat Sejahtera, Abdullah Yazid. Dari Bank Syariah Indonesia hadir Pimpinan Wilayah Regional Office Semarang Bank Syariah Indonesia, Imam Hidayat Sunarto; Manager Area Semarang Kota Bank Syariah Indonesia, Zen Assegaf.

Pimpinan Wilayah Regional Office Semarang Bank Syariah Indonesia, Imam Hidayat Sunarto berharap dengan pembukaan kantor cabang pembantu Bank Syariah Indonesia Rembang Sudirman dapat meningkatkan akses layanan dan memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam bertransaksi keuangan sesuai prinsip syariah. “Masyarakat bisa menjangkau akses permodalan, simpanan dana maupun produk perencanaan syariah lainnya,” kata Imam Hidayat Sunarto. 

Selain itu dengan pembukaan Kantor Cabang Pembantu Rembang Sudirman ini Bank Syariah Indonesia berharap bisa ikut berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi provinsi Jawa Tengah. Pembukaan Kantor Cabang Pembantu Rembang Sudirman ini juga merupakan upaya Bank Syariah Indonesia untuk memaksimalkan pengembangan ekosistem halal.

Sambutan positif juga disampaikan oleh Bupati Kabupaten Rembang, Abdul Hafidz, “Kami mengapresiasi pembukaan outlet Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Pembantu Rembang Sudirman, diharapkan bisa memberikan alternatif pilihan masyarakat untuk bertransaksi keuangan sesuai prinsip syariah. Dengan hadirnya Bank Syariah Indonesia di Rembang Sudirman kami berharap dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal daerah melalui bisnis berbasis syariah,” kata Abdul Hafidz.

Kabupaten Rembang terletak di ujung timur Provinsi Jawa Tengah dan dilalui jalan Pantai Utara Jawa (Jalur Pantura) yang diapit oleh Laut Jawa di sebelah utara dan Pegunungan Kendeng Utara di sebelah selatan. Secara geografis, wilayah Kabupaten Rembang terletak pada garis koordinat 111°00' - 111°30' BT dan 6°30' - 7°00' LS. Secara umum kondisi tanahnya berdataran rendah dengan ketinggian wilayah maksimum kurang lebih 70 meter di atas permukaan air laut. Secara administratif luas wilayah Kabupaten Rembang adalah 101.408 ha, terbagi menjadi 14 kecamatan, 287 desa, dan 7 kelurahan.

Wilayah terluas adalah Kecamatan Sale (10.714 ha). Sementara Kecamatan Sluke merupakan kecamatan terkecil.

Posisi strategis Kabupaten Rembang yang secara geografis dilalui jalur pantura Pulau Jawa merupakan potensi yang sangat menjanjikan bagi perkembangan ekonomi daerah. Nilai strategis jalur pantura adalah jalan negara yang telah terkoneksi dengan jalan provinsi yang menghubungkan kabupaten sekitar maupun jaringan jalan kabupaten yang menghubungkan di semua wilayah kecamatan dan desa. Kondisi eksisting di sepanjang koridor jalan Pantura telah berkembang berbagai aktivitas ekonomi seperti industri, jasa, perdagangan maupun perhubungan darat dan perhubungan laut. Hal ini tentu menjadi potensi utama yang dimiliki Kabupaten Rembang untuk dapat mengembangkan potensi lainnya seperti pariwisata serta perikanan dan kelautan.

Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, Bank Syariah Indonesia mempunyai produk dan layanan unggulan kepada nasabah. Di segmen ritel, Bank Syariah Indonesia akan memiliki ragam solusi keuangan dalam ekosistem Islami seperti terkait keperluan ibadah haji dan umrah, zakat, infak, sedekah, wakaf (ZISWAF), produk layanan berbasis emas, pendidikan, kesehatan, remitansi internasional, dan layanan dan solusi keuangan lainnya yang berlandaskan prinsip syariah yang didukung oleh kualitas digital banking dan layanan kelas dunia.

Di segmen korporasi dan wholesale, Bank Syariah Indonesia akan memiliki kemampuan untuk masuk ke dalam sektor-sektor industri yang belum terpenetrasi maksimal oleh perbankan Syariah. Selain itu, Bank Syariah Indonesia juga diyakini akan dapat turut membiayai proyek-proyek infrastruktur yang berskala besar dan sejalan dengan rencana Pemerintah dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia. Di samping itu, Bank Hasil Penggabungan akan menyasar investor global lewat produk-produk Syariah yang kompetitif dan inovatif.

Di segmen UKM dan Mikro, Bank Syariah Indonesia akan terus memberikan dukungan kepada para pelaku UMKM melalui produk dan layanan keuangan Syariah yang sesuai dengan kebutuhan UMKM baik secara langsung maupun melalui sinergi dengan bank-bank Himbara dan Pemerintah Indonesia.

Bank Syariah Indonesia akan terus berinovasi untuk memberikan layanan yang memudahkan transaksi bagi seluruh masyarakat melalui 2.422 channel ATM dan 1.365 outlet Bank Syariah Indonesia yang melayani pembukaan rekening syariah di seluruh Indonesia.

(ks/top/top/JPR)

 TOP