alexametrics
Senin, 08 Mar 2021
radarkudus
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan

Jarang Dipakai selama Pandemi, Barang Elektronik Sekolah Rawan Rusak

07 Februari 2021, 13: 41: 58 WIB | editor : Ali Mustofa

DIPANASI: Guru SMPN 2 Rembang memaksimalkan komputer untuk kegiatan belajar jarak jauh.

DIPANASI: Guru SMPN 2 Rembang memaksimalkan komputer untuk kegiatan belajar jarak jauh. (WISNU AJI/RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG – Peralatan elektronik sekolah rawan rusak karena nyaris selama pandemi Covid-19 nyaris tak pernah terpakai. Untuk menghindari kerusakan pihak sekolah sebagian besar melakukan perawatan khusus.

Seperti di SMPN 1 Kaliori Selama pandemi digunakan bapak dan ibu guru untuk pembelajaran jarak jauh. Sudah disarankan memaksimalkan peralatan ruang lab. Sekali even ada 25 kelas. Sehingga masing-masing menyebar di ruangan tersebut.

Dibagi. Ada yang menyampaikan lab dan ruang guru. Jadi masih dimanfaatkan. Apalagi daring menggunakan offi ce 365. Di sekolah tersebut ada empat ruangan. Setiap lab diatur ada 32 peralatan komputer.

”Ketika tatap muka biasanya digunakan latihan soal. Kita juga ada eskul komputer. Selama anak belajar di rumah memang pemanfaatan komputer kurang. Dengan adanya guru masuk 25 persen, kita hitung ada 12-15 guru masuk,” jelas Kepala SMPN 1 Kaliori Khoironi.

Menurutnya, untuk peralatan tidak mungkin dinyalakan semua. Makanya hanya sebagian. Ada yang mungkin memilih di depan maupun yang mana. Sehingga untuk menata atau seting juga susah.

Bisa dibanyangkan ada 32 peralatan. Dikalikan empat rua ngan. Ditambah server. Praktis satu kelasnya ada 33 kompu ter. Lebih-lebih ada WFO. Jadi jumlah guru juga terbatas yang piket ke sekolahan-sekolahan.”Ini untuk efisiensi,” ujarnya. 

(ks/noe/ali/top/JPR)

 TOP