alexametrics
Senin, 08 Mar 2021
radarkudus
Home > Politik
icon featured
Politik

Tim 02 Gandeng Advokad DPP Hadapi Sidang Sengketa Pilkada 2020 di MK

28 Januari 2021, 11: 39: 10 WIB | editor : Ali Mustofa

DITATA: Beberapa kotak suara ditumpuk di lobi Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rembang beberapa waktu lalu.

DITATA: Beberapa kotak suara ditumpuk di lobi Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rembang beberapa waktu lalu. (VACHRI RINALDY LUTFIPAMBUDI/RADAR KUDUS)

Share this      

REMBANG - Pasangan calon (Paslon) 02 Abdul Hafidz-Muhammad Hanies Cholil Barro' resmi ditetapkan sebagai pihak terkait dalam Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) Pilkada Rembang. Tim pemenangan menggandeng advokad masing-masing Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Politik (Parpol) pengusung.

Ketua Tim Pemenangan Hafidz-Hanies Zaimul Umam menyampaikan pihaknya sudah siap menghadapi sidang. Salah satunya berkomunikasi dan melaporkan ke pengurus DPP masing-maisng parpol.

”PDIP (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan) juga laporan. Kami (PPP) juga laporan,” kata Plt Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Rembang itu.

Nantinya, lanjut Gus Umam, pihaknya akan dibantu tim advokasi dari masing-masing DPP. ”Masing-masing DPP kan ada advokasi itu. Sudah koordinasi dengan parpol koalisi yang mengusung Hafidz-Hanies,” imbuhnya.

Tim Pemenangan Palon 02 juga mengirimkan tim untuk mengawal sidang MK. Sebagai pihak terkait, tim 02  tak menyiapkan pengacara. Yang akan mengawal adalah para ketua parpol pengusung.

Diketahui Paslon Abdul Hafidz dan Muhammad Hanies Cholil Barro' diusung oleh PPP, PDIP, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Golongan Karya (Golkar).

Sementara itu, dari hasil sidang pendahuluan kemarin (26/1) diputuskan bahwa alat bukti sudah diverifikasi dan dinyatakan sah. Kemudian menerima paslon 02 Abdul Hafidz dan Muhammad Hanies Cholil Barro sebagai pihak terkait. Dan memerintahkan kepada panitra untuk mencatat ke dalam Buku Register Perkara Konstitusi (BRPK) elektronik dan memanggil pihak terkait.

Sidang lanjutan dijadwalkan pada Selasa, 2 Februari pukil 08.00 sampai 10.00.

Untuk tahapan sidang terkait dengan pitusan sela, kata Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rembang Musoffa menjelaskan, nantinya dibacakan setelah ada termohon (KPU Rembang) membacakan jawaban. ”Termasuk pihak terkait (Paslon 02) sama pemberi keterangan (Bawaslu) memberikan tanggapan,” katanya.

Setelah itu pihaknya akan menunggu ada putusan dismissal atau sidang pembuktian. 

(ks/vah/zen/top/JPR)

 TOP