alexametrics
Selasa, 09 Mar 2021
radarkudus
Home > Ambyar
icon featured
Ambyar

Nunggu Rondo, Tetep Gak Ditrimo

22 Januari 2021, 10: 23: 23 WIB | editor : Ali Mustofa

Nunggu Rondo, Tetep Gak Ditrimo

KALAU sudah cinta, ibarat rela nunggu sampai janda. Eh giliran sudah janda, tetap saja tidak diterima. Begitulah nasib Jaka (nama samaran). Yang mengidam-idamkan Cika (bukan nama sebenarnya). Padahal Cika cinta pertama Jaka.

Sejak menjelang lulus SMP, Jaka mu lai mendekati Cika. Usia mereka terpaut 10 tahun. Jaka lebih de wasa. Antarjemput sekolah sudah biasa jadi rutinitas Jaka. Tapi nyegat di depan gang. Belum berani sampai depan rumah.

Bertahun-tahun sampai Cika lulus SMA hubungan mereka masih bertahan. Hingga Cika di kuliah dan semester IV, Jaka baru memberanikan diri bertemua orang tua perempuan idaman hatinya itu. Niatnya melamar. Setelah Cika lulus kuliah baru menikah.

Sayangnya niat melamar itu tak diterima orang tua Cika. Bahkan, Cika disuruh orang tuanya untuk menjauhi Jaka. Dia nurut saja.

Tapi Jaka setia menunggu. Belum pindah ke lain hati. Sampai pada akhirnya, Cika sudah memiliki tambatan hari yang baru. Lulus kuliah dia langsung nikah.

Remuk redam hati Jaka menerima kenyataan itu. Tapi dia tetap cinta. Dambaan hatinya sudah dengan orang lain. Tapi dia tidak berpaling. Sempat dikenalkan gadis lain oleh orang tuanya, agar bisa move on. Dia tetap bergeming.

Tak disangka, Cika dan suaminya cerai. Kesempatan Jaka kedua pun datang. Beberapa bulan setelah Cika pisah ranjang, Jaka masuk. Kembali mau melamar dambaan hatinya itu.

Namun, bukti cintanya yang rela sampai menunggu sekian tahun tak berarti. Ia kembali dengan tangan hampa. Lamarannya ditolak lagi. 

(ks/war/lin/top/JPR)

 TOP