alexametrics
Minggu, 07 Mar 2021
radarkudus
Home > Blora
icon featured
Blora

BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Jaminan Kematian Rp 168 Juta

19 Januari 2021, 17: 29: 08 WIB | editor : Ali Mustofa

PENERIMA MANFAAT: Tiga ahli waris perangkat desa menerima santunan jaminan kematian dari BP Jamsostek Cabang Kudus kemarin.

PENERIMA MANFAAT: Tiga ahli waris perangkat desa menerima santunan jaminan kematian dari BP Jamsostek Cabang Kudus kemarin. (SUBEKAN/RADAR KUDUS)

Share this      

BLORA – BPJS Ketenagakerjaan memberikan santunan kematian terhadap empat orang di dua instansi kemarin. Yakni di Dinas Pendidikan dan Dinas Pemerintahan Desa (PMD) Blora. Totalnya Rp 168 juta. Masing-masing mendapat Rp 42 juta.

Kepala BP Jamsostek Cabang Kudus Multanti mengatakan, klaim tersebut dibayarkan kepada empat ahli waris yang terdaftar sebagai peserta Penerima Upah (PU) BP Jamsostek pada program jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian (JKM). Rinciannya, tiga almarhum berprofesi sebagai perangkat desa dan seorang guru.

Penyerahan santunan dilakukan secara simbolis di kantor Dinas PMD. Diberikan kepada tiga ahli waris. Sartini, ahli waris dari almarhum Kasiyanto yang merupakan perangkat Desa Waru; Sumini, ahli wari dari almarhum Subadi yang merupakan perangkat Desa Puledagel; dan Jarwati ahli waris dari almarhum Perangkat Desa Plumbon Suyono.Untuk almarhumah Kusriarini, guru SMP Negeri 3 Ngawen, diterima oleh Bintang Muhammad Andri Putra.

Santunan kematian ini, diserahkan Kepala BP Jamsostek Kantor Cabang Kudus Multanti didampingi Kepala BP Jamsostek Kantor Cabang Blora Mulyadi serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Blora Hariyanto. Selain itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora Hendi Purnomo.

”Sudah kami serahkan secara simbolis kemanfaatan program jaminan sosial ketenagakerjaan. Yaitu Jaminan Kematian (JKM) kepada ahli waris dengan jumlah masing-masing Rp 42 juta. Yaitu santunan berkala yang dibayarkan sekaligus Rp 12 juta, biaya pemakaman Rp 10 juta, dan santunan kematian Rp 20 juta,” ujar Multanti.

Dia menjelaskan, dengan penyerahan santunan ini, pihaknya ingin menegaskan kepada masyarakat, pekerja, terlebih para pelaku usaha, baik penerima upah maupun bukan penerima upah, bahwa sangat penting menjadi peserta BP Jamsostek. Sebab, bisa memberikan perlindungan atas risiko-risiko yang terjadi dalam hubungan dengan pekerjaan dan menyejahterakan seluruh pekerja dan keluarganya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora Hendi Purnomo mengungkapkan terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan atas bantuan santunan kematian kepada ahli waris guru SMPN 3 Ngawen ini. ”Ini salah satu pelayanan yang positif. Selama ini iuran yang diberikan ke BPJS menurut kami sedikit sekali. Hanya Rp 9 ribu sekian. Tapi manfaat yang didapat luar biasa,” ucapnya.

Sementara itu, Bintang, ahli waris guru SMPN 3 Ngawen juga mengucapkan terima kasih atas santunan ini. ”Prosesnya sangat cepat. Tak ada kendala. Mungkin untuk pembelajaran bagi peserta yang lain. Tidak usah ragu ikut BPJS Ketenagakerjaan. Sangat membantu keluarga saya,” bebernya. 

(ks/sub/lin/top/JPR)

 TOP