alexametrics
Minggu, 07 Mar 2021
radarkudus
Home > Jepara
icon featured
Jepara

Darurat Lubang, DPUPR Jepara Tambal Jalan Nasional

19 Januari 2021, 14: 24: 16 WIB | editor : Ali Mustofa

PERBAIKAN SEMENTARA: Petugas DPUPR Kabupaten Jepara menutup lubang jalan di pertigaan gedung DPRD Jepara kemarin (18/1).

PERBAIKAN SEMENTARA: Petugas DPUPR Kabupaten Jepara menutup lubang jalan di pertigaan gedung DPRD Jepara kemarin (18/1). (MOH. NUR SYAHRI MUHARROM/RADAR KUDUS)

Share this      

JEPARA – Lubang jalan yang berada di pertigaan sebelah gedung DPRD Jepara ditambal kemarin (18/1). Meski masuk wilayah jalan nasional, lubang ditambal oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Jepara. Lantaran kondisinya darurat.

Lubang jalan di pertigaan itu sudah ada sejak tiga pekan lalu. Lapisan aspal yang mengelupas membuat jalan di pertigaan itu bergelombang. Juga menimbulkan lubang yang cukup lebar dan membahayakan bagi pengendara.

Kepala Dinas PUPR Jepara Ary Bachtiar, melalui Kabid Bina Marga Hartaya mengatakan, penambalan di pertigaan sebalah gedung DPRD itu karena kondisi darurat. Pihaknya mengaku lubang tersebut cukup membahayakan bagi pengendara.

Sebelumnya DPUPR Jepara telah menginformasikan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.2 Bina Marga Jalan Nasional Provinsi Jawa Tengah untuk memperbaiki beberapa titik ruas jalan nasional yang ada di Jepara. ”Sebagian sudah diperbaiki. Namun masih ada yang belum,” ujar Hartaya.

Ia juga telah meminta instansi terkait untuk memperbaiki jalan berlubang yang berada di pertigaan sebelah gedung DPRD Jepara. ”Namun belum ada perbaikan hingga kemarin. Akhirnya kami lakukan penambalan darurat di lokasi itu,” ujar Hartaya.

Proses penambalan jalan di lokasi itu menggunakan aspal dingin atau asbuton. Penggunaan asbuton sebagai bahan penambal karena melihat kondisi cuaca yang sering hujan.

Hartoyo mengatakan, proses perbaikan jalan itu menggunakan metode tambal sulam. Ia beralasan proses tersebut karena kondisi darurat. ”Cuaca tidak menentu. Kita tambal untuk sementara waktu menggunakan asbuton itu. Sifat dari asbuton kan semakin keras bila kena air,” terang Hartaya kemarin (18/1).

Selain menambal jalan di pertigaan sebelah gedung DPRD, pihaknya juga menambal jalan di beberapa titik di pusat kota. ”Kebetulan asbuton ini sisa dari pengerjaan jalan kita. Jadi kita habiskan sekalian untuk menambal lubang yang membahayakan pengendara,” ungkap Hartaya. (rom)

(ks/lid/top/JPR)

 TOP