alexametrics
Minggu, 07 Mar 2021
radarkudus
Home > Grobogan
icon featured
Grobogan

Batu Kricak Rel Hanyut Terbawa Arus Air, Tiga Kereta Api Dialihkan

19 Januari 2021, 13: 05: 48 WIB | editor : Ali Mustofa

DIPERBAIKI: Jalur KA di KM 22+700 hingga 23+100 antara Stasiun Brumbung dan Tanggung saat diperbaiki petugas Minggu (17/1) sore.

DIPERBAIKI: Jalur KA di KM 22+700 hingga 23+100 antara Stasiun Brumbung dan Tanggung saat diperbaiki petugas Minggu (17/1) sore. (INTAN MAYLANI SABRINA/RADAR KUDUS)

Share this      

GROBOGAN - Curah hujan tinggi mengakibatkan air Sungai Jragung meluap Minggu (17/1) petang. Akibatnya jalur rel kereta api sepanjang 400 meter di jalur kereta KM 22+700 hingga 23+100 antara Stasiun Brumbung dan Tanggung tenggelam. Kedalaman 10 Cm.

Akibat kejadian itu Tiga kereta dialihkan. Yakni KA Matarmaja, Brantas, dan Joglosemarkerto dari kedua arah.

Butuh sekitar tujuh jam petugas memperbaiki rel itu. Perbaikan selesai sekitar pukul 00.15 kemarin. Jalur rel kembali bisa dilalui kereta. Meski dengan kecepatan 5 kilometer per jam.

Kejadian itu terjadi sekitar pukul 17.50 Minggu (17/1). Warga melaporkan kejadian itu ke pengaturan perjalanan kereta api (PPKA) Stasiun Tanggung. Di titik tersebut telah terjadi luapan arus air cukup deras dari Sungai Jragung. Sehingga menenggelamkan jalur rel KA.  Akibatnya perjalanan kereta api terganggu.

”Setelah mendapatkan laporan tersebut, petugas langsung menuju lokasi,” jelas Humas KAI Daop IV Semarang Krisbiyantoro.

Jalur itu tidak bisa dilalui KA. Jalur bisa dilalui setelah ditangani. ”Kalau dipaksa, membahayakan penumpang,” teganya.

Dengan penuh kewaspadaan, petugas PT KAI dari unit jalan rel dan jembatan resort 4.20 Kedungjati memeriksa kondisi jalur yang terendam air tersebut. Dalam proses perbaikan, petugas sempat mengalami kendala. Karena arus air sangat deras. Debitnya juga besar.

”Akibat dari derasnya arus air yang menerjang jalur rel, terjadi gogosan atau batu balas kricak hanyut terbawa arus air sedalam 75 Cm,” keluhnya.

Sehingga, jalur KA koridor Semarang-Solo terhalang. Kereta yang seharusnya melewati rute tersebut dialihkan. Perjalanannya lewat Stasiun Tegowanu hingga Stasiun Gambringan dan memutar ke arah selatan menuju Stasiun Gundih. Kereta yang dialihkan yakni KA Matarmaja, Brantas, dan Joglosemarkerto dari kedua arah.

”Tindakan pemulihan akan kami siapkan dengan mendatangkan pasokan batu balas kricak dari Stasiun Wates. Semoga curah hujan segera berkurang dan tindakan pemulihan jalur KA segera diatasi,” harapnya. 

(ks/int/zen/top/JPR)

 TOP