alexametrics
Minggu, 07 Mar 2021
radarkudus
Home > Grobogan
icon featured
Grobogan

Putus Diterjang Banjir, Warga Grobogan Bangun Jembatan Darurat

19 Januari 2021, 10: 44: 36 WIB | editor : Ali Mustofa

BELUM SELESAI: Jembatan darurat penghubung Desa Anggaswangi dengan Desa Gundi, Godong, Grobogan, dibangun swadaya warga setempat kemarin.

BELUM SELESAI: Jembatan darurat penghubung Desa Anggaswangi dengan Desa Gundi, Godong, Grobogan, dibangun swadaya warga setempat kemarin. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

Share this      

GROBOGAN – Warga Desa Anggaswangi, Godong, Grobogan, tidak sabar menunggu pembangunan jembatan darurat dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana hingga bulan Maret. Mereka membangun jembatan darurat menggunakan bambu. Agar warga bisa ke sawah atau kantor balai desa setempat.

Kerja gotong royong membuat jembatan sepanjang 26 meter lebar satu meter dimulai pada Minggu (17/1) lalu. Namun, pekerjaan tersebut tertunda karena hujan. Selain itu, pada Minggu sore jembatan yang baru dibuat tiang pancang hanyut terbawa air banjir.

Kepala Desa Anggaswangi Sukoco mengatakan pembangunan jembatan darurat inisiatif dari warga. Sebab, warga merasa kesulitan untuk pergi ke sawah ladang dan pergi ke balai desa. Mereka harus memutar lima kilometer.

Dikatakannya, pembangunan jembatan menggunakan struktur dari bambu itu bisa dilewati pejalan kaki dan sepeda motor. Sedangkan mobil atau kendaraan roda empat harus memutar.

”Iya ini dibuat sementara. Agar memudah akses transportasi dari warga agar tidak memutar jauh,” terang dia.

Target pembangunan jembatan selesai tiga hari. Yaitu sampai hari ini. Jika kondisi mendukung dan tidak hujan sepanjang hari maka proses pembangunan jembatan bisa selesai. Namun, jika ada hujan maka proses pembangunan terhenti karena dikawatirkan ada banjir di sungai.

”Kami masih tetap berharap BBWS segera membangun jembatan ini karena dibutuhkan oleh warga untuk akses transportasi,” tandasnya.

Sebelumnya, Pengajuan untuk pembangunan jembatan darurat untuk warga Desa Anggaswangi, Godong, disanggupi oleh Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana (BBWS PJ). Pembangunan jembatan darurat sama pembangunan jembatan permanen dibangun Maret. Jembatan penghubung Desa Anggaswangi dengan Desa Guci, Kecamatan Godong roboh diterjang banjir pada 17 Desember 2020.

Namun, hingga sekarang belum ada pembuatan jembatan darurat untuk akses ke balai Desa Anggaswangi.

(ks/mun/zen/top/JPR)

 TOP