alexametrics
Sabtu, 19 Jun 2021
radarkudus
Home > Ambyar
icon featured
Ambyar

Lebih Mapan Hidup Sendirian

16 Januari 2021, 10: 19: 13 WIB | editor : Ali Mustofa

Lebih Mapan Hidup Sendirian

TERKADANG hidup dalam kesendirian juga bisa memberikan dampak baik bagi orang-orang tertentu. Seperti yang dialami Jumi (bukan nama sebenarnya) yang sudah memantapkan diri memilih hidup sendiri. Karena sudah merasa nyaman dengan kesendirian pascagagal menjalin rumah tangga. Dengan kesendirian itu, malah membawa dampak baik baginya.

Saat menikah, ia merasa dikekang oleh Kaspo (nama samaran), mantan suaminya. Kondisi itu sudah berlangsung beberapa tahun. Awal kenal, Kaspo merupakan sosok yang grapyak. Tetapi, seiring berjalannya waktu, lambat laun ia mengetahui watak asli Kaspo. Sangat jauh dari yang sebelumnya.

Kaspo terlalu posesif. Membuat Jumi merasa terkekang. Kemana-mana tak boleh. Kemana pun harus didampingi. Bahkan, untuk berkunjung ke keluarga pun banyak sekali aturannya.

Baca juga: DPRD Pati Peringatkan Perangkat Desa Tak Jadi Timses Pilkades

Sebagai pribadi yang suka bergaul, ia merasa kebebasannya terlalu dibatasi setelah menikah dengan Kaspo. Sehingga pada titik tertentu, ia pun meminta untuk berpisah.

Jumi pun hidup dalam kesendirian. Karena tinggal sendiri di rumah, Jumi beberapa kali sempat mendapatkan simpati dari saudara-saudara di sekelilingnya. Beberapa kali perempuan itu dijodohkan. Tetapi menolak. Sebab, merasa canggung dengan tetangga jika hendak menikah lagi. ”Nanti gimana omongan tetangga,” katanya.

Meskipun sudah bertahun-tahun menyendiri, ia merasa itulah pilihan yang terbaik. Sebab, bisa membawanya menuju kehidupan yang lebih baik. Hasil kerjanya sehari-hari ia tabung dan berhasil mencukupi kebutuhan-kebutuhan hidup. Bisa beli mobil sendiri dan bebas liburan.

Ia juga kerap mengajari anak-anak di sekitar rumahnya belajar mengerjakan tugas-tugas sekolah. Tak hanya mengajari, terkadang ia malah membelikan kebutuhan-kebutuhan sekolah. Meskipun itu anak tetangganya. 

(ks/vah/lin/top/JPR)

 TOP