alexametrics
Kamis, 28 Jan 2021
radarkudus
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan

Pembelajaran via Radio Lancar, Siswa Makin Aktif Bertanya

14 Januari 2021, 17: 49: 46 WIB | editor : Ali Mustofa

SIARAN GURU LANJUT: Salah satu guru sedang menjelaskan materi kepada siswa melalui siaran radio. Setelah sebelumnya berhenti, program pembelajaran melalui siaran radio dimulai kembali. Kini, respon siswa lebih bagus. Siswa semakin aktif bertanya.

SIARAN GURU LANJUT: Salah satu guru sedang menjelaskan materi kepada siswa melalui siaran radio. Setelah sebelumnya berhenti, program pembelajaran melalui siaran radio dimulai kembali. Kini, respon siswa lebih bagus. Siswa semakin aktif bertanya. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS – Program pembelajaran guru siaran di radio Suara Kudus dimulai lagi. Responnya semakin baik. Siswa mulai aktif bertanya.

Plt Disdikpora Kudus Harjuna Widodo melalui Kabid Dikdas Dian Vitayani, mengatakan, jadwal Senin hingga Rabu mulai pukul 08.00 hingga pukul 09.00. Materi yang disampaikan untuk kelas I hingga kelas VI.

”Sebelum pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) sudah ada jadwal siaran guru. PJJ makin muda. Usai siaran, siswa masih bisa interaktif dengan guru,” terangnya.

Dian menambahkan, materi disesuaikan tema pembelajaran semester genap. Guru menerangkan lewat radio dan siswa diberi kesempatan untuk tanya jawab dengan nomor yang sudah diberikan. ”Sehingga cukup efektif,” terangnya. Pekan ini sementara pembelajaran untuk SD.

Dian mengatakan, SMP baru disiapkan jadwal siaran guru. Guru-guru sudah menyampaikan ke siswa kalau ada siaran radio dalam rangka belajar bersama dari rumah.

Guru SD 1 Bulung Kulon Nurhadi meng aku, kali kedua siaran radio. Rasanya enjoy dan lebih rileks dari sebelumnya. Menurutnya, penyampaian materi lebih mengena langsung ke siswa.

”Interaktif dari siswa se-Kabupaten Kudus sangat bagus. Hari ini (red kemarin) materi yang saya sampaikan Tema Menuju Masyarakat Sejahtera untuk kelas VI. Ada tiga matapelajaran (Mapel) IPS, Bahasa Indonesia dan PKn,” ungkapnya.

Dia memberikan nomor WhatsApp untuk membuka tanya jawab. Tak disangka responya bagus. Kalau sebelumnya 100 siswa yang bertanya, sekarang lebih. Sampai usai siaran, WA masih ramai.

”Ya, saya sabar menjawab satu per satu. Saya sebagai guru tugasnya membantu siswa kalau ada yang bertanya. Mes ki, bukan siswa saya, tetapi komuni kasi lancar,” jelasnya. 

(ks/san/mal/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya