alexametrics
Kamis, 28 Jan 2021
radarkudus
Home > Kudus
icon featured
Kudus

Gedung Ngasirah Dilirik Investor Lagi

14 Januari 2021, 14: 26: 36 WIB | editor : Ali Mustofa

PINTU MASUK: Gapura pintu masuk ke bekas Gedung Ngasirah.

PINTU MASUK: Gapura pintu masuk ke bekas Gedung Ngasirah. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS – Gedung Ngasirah kembali dilirik investor. Kali ini investor dari Jakarta. Mereka berencana membangun mall, hotel, dan gedung pertemuan.

Perwakilan dari investor kemarin bertemu dengan Plt Bupati Kudus Hartopo untuk membicarakan kelanjutan rencana ini.

”Kota Kudus perlu ikon. Ketika ada investor yang mau berinvestasi tentu kami sambut dengan baik. Rencana mau dibuat hotel sekaligus ada mall dan tempat pertemuan,” kata Hartopo.

Dengan konsep seperti itu, lahan Ngasirah masih kurang. Lahan yang semula 1 hektare, kini hanya tinggal 9 ribu meter persegi. Karena berkurang untuk bangunan RSPD dan warung-warung di bagian barat.

”Untuk area tanah kurang. Mungkin akan diperluas di tanah sekitarnya. Seperti PG Rendeng dan ada juga lahan milik warga,” terangnya.

Terkait teknis, Hartopo meminta investor untuk berkomunikasi dengan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuang an, dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Kudus.

Dia menilai invetasi hotel berbintang di Kudus memiliki potensi yang baik. Sebab, selama ini jika ada event besar, tamu dari luar kota lebih memilih tidur di hotel Semarang.

”Kalau minimal sudah ada hotel berbintang empat, tamu-tamu yang ke Kudus dari luar daerah bisa memanfaatkannya,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, gedung Ngasirah juga sempat dilirik investor dari Solo. Namun pupus karena Pemkab mempersyaratkan jika 10 persen bagian dari bangunan tersebut akan dikelola Pemkab. Pemkab akan memanfaatkannya untuk gedung pertemuan. Tak hanya itu pihak rekanan juga harus memberikan kontribusi tetap dan harus menyesuaikan dengan laju inflasi. 

(ks/daf/mal/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya