alexametrics
Kamis, 28 Jan 2021
radarkudus
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Polres Blora Ringkus Pengedar Sabu di Terminal Ngawen

14 Januari 2021, 13: 42: 56 WIB | editor : Ali Mustofa

BELUM TRANSAKSI: Sukamto, pengedar narkoba jenis sabu-sabu asal Kecamatan Gondang, Mojokerjo, Jawa Timur, diringkus Polres Blora.

BELUM TRANSAKSI: Sukamto, pengedar narkoba jenis sabu-sabu asal Kecamatan Gondang, Mojokerjo, Jawa Timur, diringkus Polres Blora. (SUBEKAN/RADAR KUDUS)

Share this      

BLORA - Polres Blora berhasil meringkus pengedar narkoba jenis sabu-sabu di Terminal Ngawen baru-baru ini. Dia Sukamto, warga Kecamatan Gondang, Mojokerjo, Jawa Timur.

Dari tangan pelaku, kepolisian berhasil mengamankan tiga paket butiran kristal yang di duga narkotika jenis sabu. Barang itu dibungkus plastik klip bening dan dibungkus kertas gerenjeng rokok serta dibalut isolasi hitam. Beratnya 3,05 gram. Selain itu, polisi juga mengamankan uang tunai Rp 100 ribu, satu unit handphone, dan satu celana jins biru tua.

Kapolres Blora AKBP Wiraga mengungkapkan, Sukamto ditangkap lantaran diduga akan transaksi narkotika di Blora dari Mojokerto. Penangkapan ini bermula pada Kamis (7/1) lalu sekitar pukul 16.00. Anggota Satresnarkoba Polres Blora mendapatkan informasi akan ada transaksi narkotika jenis sabu di sekitar Terminal Ngawen.

Selanjutnya, anggota melakukan penyelidikan. Sekitar pukul 19.00, ada orang yang dicurigai turun dari bus di depan Terminal Ngawen. Dia kemudian ditangkap dan digeledah oleh petugas. Ternyata ditemukan barang bukti tersebut.

Saat digeledah, tersangka mengakui bahwa barang bukti yang ditemukan tersebut memang miliknya. Tersangka beserta barang bukti pun diamankan petugas dengan dibawa ke kantor Saresnarkoba, guna penyidikan lebih lanjut. ”Kami tangkap tanpa perlawanan,” jelasnya.

AKBP Wiraga menjeaskan, tersangka dijerat Pasal 114 Ayat (1) Subsider Pasal 112 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dia diancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.

”Menurut pengakuan tersangka, dirinya baru akan kali pertama melakukan transaksi di Blora. Tetapi saat baru sampai di Terminal Ngawen, dia kedahuluan ditangkap petugas,” bebernya.

Dia mengimbau kepada masyarakat, agar tidak main-main dengan narkotika. Selain merupakan melanggar undang-undang, mengonsumsi juga bisa merusak kesehatan. Selain itu, para orang tua juga harus selalu mengawasi anak-anaknya. Jangan sampai salah dalam pergaulan. Apalagi sampai mengonsumsi narkotika.

Sementara itu, Kasatresnarkoba AKP Hartono mengaku, tersangka termasuk pengedar. Sementara untuk pemesan belum teridentifikasi. ”Pesan di HP-nya sudah dihapus semua. Jadi barang bukti HP itu, kami masih selidiki,” jelasnya.

(ks/sub/lin/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya