alexametrics
Rabu, 20 Jan 2021
radarkudus
Home > Grobogan
icon featured
Grobogan

Dinsos Grobogan Coret Ratusan Penerima Bantuan Sosial Tunai

13 Januari 2021, 14: 40: 16 WIB | editor : Ali Mustofa

CAIR: Warga mencairkan bantuan sosial tunai di Desa Godan, Kecamatan Tawangharjo, Selasa (12/1).

CAIR: Warga mencairkan bantuan sosial tunai di Desa Godan, Kecamatan Tawangharjo, Selasa (12/1). (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

Share this      

GROBOGAN - Dinas Sosial Grobogan mencoret 593 penerima bantuan sosial tunai (BST) pada 2021. Karena mereka terdaftar sebagai penerima bantuan dari institusi lain selain Kementerian Sosial (Kemensos).

”Dari Kemensos sudah memberikan data penerima tahun ini dan yang dicoret. Tetapi dari desa tidak memperhatikan dan masih memanggil penerima bantuan sama seperti tahun lalu. Padahal datanya sudah dihapus,” kata Kepala Dinas Sosial Grobogan Edi Santoso setelah monitoring pembagian bantuan BST PKM di desa setempat.

Dua warga yang mendapatkan undangan itu kesalahan dari pihak desa. Mereka belum mencoret penerima yang telah dihapus dan masih pakai data lama. Setelah diberi pengertian dua warga tersebut menerima. Menurutnya kejadian itu tidak hanya di Desa Godan, tetapi juga ada di berbagai daerah.

”Saya harap kepala desa lebih teliti mendata daftar penerima agar tidak salah paham. Karena yang diberikan hanya dari Kemensos,” terang dia.

Dijelaskan, ada 38.271 penerima bantuan KPM bansos tunai pada Januari 2021 di 19 kecamatan. Penerima pada 2021 ini berkurang 593 dari tahun sebelumnya. Salah satunya karena  penerima bantuan double.

Penyaluran bantuan melalui kantor pos diserahkan di kantor desa masing-masing. Setiap keluarga mendapat uang tunai Rp 300 ribu. Jadwal penyaluran bansos tunai periode Januari 2021 melalui kantor pos mulai 12 Januari sampai 16 Januari 2021.

”Setiap penerima bansos tunai harus membawa KTP dan KK asli. Jika ada KPM penerima meninggal dunia atau pergi kerja, bisa diambilkan dari ahli waris,” ujarnya. 

(ks/mun/lid/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya