alexametrics
Minggu, 17 Jan 2021
radarkudus
Home > Grobogan
icon featured
Grobogan

Dok, Raperda Pembangunan Industri Disahkan

13 Januari 2021, 13: 57: 50 WIB | editor : Ali Mustofa

KETUK PALU: Ketua DPRD Grobogan Agus Siswanto mengesahkan raperda tentang rencana pembangunan industri Grobogan 2020-2024.

KETUK PALU: Ketua DPRD Grobogan Agus Siswanto mengesahkan raperda tentang rencana pembangunan industri Grobogan 2020-2024. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

Share this      

GROBOGAN – DPRD Grobogan mengesahkan raperda tentang perencanaan pembangunan industri Kabupaten Grobogan tahun 2020-2024 dalam rapat paripurna Selasa (12/1). Nantinya pemkab mengembangkan industri unggulan Kota Swieke sesuai dengan potensi yang ada.

Juru bicara Pansus IV Dimas Rizky Wiratama mengatakan, setelah dibahas, pansus IV tahun 2020 menyetujui raperda tersebut. Semua fraksi dan komisi di DPRD Grobogan juga menyetujui raperda tersebut. ”Setelah disetujui, diserahkan ke gubernur Jawa Tengah untuk mendapatkan evaluasi,” kata Dimas.

Bupati Grobogan Sri Sumarni menyatakan, upaya untuk menumbuhkan kemajuan industri, salah satunya melalui perencanaan pembangunan industri secara berkelanjutan. Hal itulah yang dituangkan dalam perda tersebut.

SAMPAIKAN PENDAPAT: Bupati Grobogan Sri Sumarni memberi tanggapan atas pengesahan raperda tentang pembangunan industri.

SAMPAIKAN PENDAPAT: Bupati Grobogan Sri Sumarni memberi tanggapan atas pengesahan raperda tentang pembangunan industri. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

”Dengan disahkan raperda ini bisa menjadi ikhtiar kita bersama dalam memajukan pembangunan industri di Grobogan. Salah satu materi muatan dari raperda itu, tentang pengaturan industri unggulan. Yang penentuannya didasarkan pada pemetaan potensi yang dimiliki oleh Grobogan,” ujarnya.

Ada beberapa industri unggulan Grobogan sesuai dengan raperda itu. Yakni industri makanan, tekstil, pakaian jadi, kulit, barang dari kulit, alas kaki, kayu, barang dari kayu dan gabus (tidak termasuk furniture), dan barang anyaman dari bambu, rotan, serta sejenisnya.

Kemudian industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia, barang galian bukan logam, barang logam, bukan mesin dan peralatannya, dan furniture dari kayu. 

(ks/mun/lid/top/JPR)

 TOP