alexametrics
Rabu, 20 Jan 2021
radarkudus
Home > Pati
icon featured
Pati

Pati Business Forum Undang 50 Investor

13 Januari 2021, 11: 14: 12 WIB | editor : Ali Mustofa

TANAM MODAL: Kegiatan Webinar Central Java Investment Business Forum 2020 di Semarang akhir 2020 akan ditindaklanjuti dengan Pati Business Forum.

TANAM MODAL: Kegiatan Webinar Central Java Investment Business Forum 2020 di Semarang akhir 2020 akan ditindaklanjuti dengan Pati Business Forum. (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)

Share this      

PATI – Tahun ini Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) kembali mengagendakan kegiatan Pati Business Forum (PBF). Untuk menjaring investasi masuk ke Bumi Mina Tani.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Pati Sugiyono mengungkapkan, kegiatan itu sekaligus menjadi rencana tindak lanjut kepeminatan sejumlah investor dalam Webinar Central Java Investment Business Forum 2020 yang berlokasi di Hotel Gumaya Semarang akhir tahun lalu.

Kabupaten Pati mendapat empat kepeminatan di antaranya dari Indonesia sendiri dan Australia yang terdiri dari Prospera Jaya Group yang bergerak dibidang properti yang berminat atas kajian pengembangan pembenihan ikan nila salin. Yang kedua Ramadhani R Tarakan yang bergerak dibidang Agriculture yang berminat atas kajian Proyek Sentra Industri Perikanan.

Seeto Real Estate yang bergerak di bidang Property yang berminat atas kajian Pengembangan pembenihan ikan nila salin dan Showtime Events Group yang bergerak di bidang Tourism yang berminat atas kajian Proyek Sentra Industri Perikanan.

“Sejumlah investor yang sudah menyatakan kepeminatan dengan Pati dalam CJIBF 2020. Melalui PBF nanti sebagai follow up agar para investor merealisasikan kepeminatannya. Kami mengundang investor yang memang sudah berminat menanamkan modalnya. Mereka sudah kami pilah-pilah berdasarkan kepeminatan,” terang Sugiyono kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Rencananya even ini akan digelar di triwulan kedua sekitar Juli mendatang. Ada 50-an investor yang akan diundang. Kegiatan akan berlangsung sederhana sesuai dengan aturan protokol kesehatan dari Gugus Tugas Covid-19.

Beberapa investor diketahui sudah memiliki kepeminatan di sektor-sektor andalan Kabupaten Pati. Seperti perikanan dan pertanian. “Di sektor industri perikanan banyak yang berminat. Mereka melirik kawasan tambat kapal yang ada di Juwana. Ada sekitar 8.000 hektare lahan di sana yang tersedia untuk bisnis di sektor perikanan,” imbuh Sugiyono.

Kabupaten Pati hingga saat ini masih percaya diri untuk menarik investor baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Hal itu karena kota eks karesidenan ini memiliki potensi-potensi besar. “Kami punya banyak potensi unggulan. Selain itu kami juga memiliki lahan kawasan peruntukan industri di lima kecamatan. Dengan luas sekitar 5.000 hektare. Mulai dari Margorejo, Kota, Sukolilo, Juwana, dan Batangan,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Sugiyono, pihaknya juga memiliki komitmen untuk kemudahan para investor masuk. Perizinan sudah terpusat dengan adanya Mal Pelayanan Publik. Sejumlah fasilitas penunjang ditambah di fasilitas yang baru diresmikan Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo Desember lalu. 

(ks/him/aua/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya