alexametrics
Kamis, 28 Jan 2021
radarkudus
Home > Rembang
icon featured
Rembang

Warga Rembang Temukan Segentong Koin Kuno di Sawah

12 Januari 2021, 17: 18: 35 WIB | editor : Ali Mustofa

BENDA KUNO: Koin bertuliskan Kanji Tiongkok ditemukan di Desa Megulung, Kecamatan Sumber.

BENDA KUNO: Koin bertuliskan Kanji Tiongkok ditemukan di Desa Megulung, Kecamatan Sumber. (RADAR KUDUS FOTO)

Share this      

REMBANG – Gentong berisi koin kuno ditemukan di area sawah Desa Megulung, Kecamatan Sumber. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Rembang mengusulkan agar dilakukan penelitian lebih lanjut dan meminta untuk sawah lokasi temuan tak digarap untuk sementara waktu.

Ada seorang warga yang sedang membersih kan pematang sawah. Sampai cangkulnya terbentur sesuatu. Setelah di gali ternyata sebuah guci. Tingginya sekitar 25 sentimeter. Terbuat dari tanah liat. Di atasnya terdapat lubang dengan diameter sekitar 10 sentimeter. Isinya terdapat keping-keping uang koin.

Salah satu gambar Koin yang diterima Jawa Pos Radar Kudus, uang kuno itu berdiameter sekitar satu sentimeter. Tengahnya bolong berbentuk segi empat. Dan, disetiap sisi persegi itu terdapat tulisan-tulisan kanji Tiongkok. Masing-masing tulisan kanji itu berbeda-beda.

Begitupun penampakan salah satu koin lainnya. Ukuran dan bentuknya sama, tetapi tulisan keempat kanjinya tampak berbeda.

Pemerhati Seni Budaya di Sumber, Margono menyampaikan, pihaknya meminta agar koin-koin itu tidak dibagikan ke warga terlebih dahulu. “Gucinya diselimuti ijuk. Dibuka ternyata uang koin,” ujarnya. Untuk sementara ia meminta agar temuan itu disimpan terlebih dahulu.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Dinbudpar Rembang Purwono menyampaikan, kemarin, secara pribadi akan langsung mengkroscek ke lokasi. Rencananya barang itu akan diamankan di rumah kades atau yang bersangkutan dengan sepengetahuan kades dan Polsek. “Selanjutnya kami laporkan untuk permohonan penelitian lebih lanjut,” jelasnya.

Pihaknya akan bekerja sama dengan Polsek Sumber untuk memberikan garis polisi di lahan tempat ditemukannya guci tersebut. “Lahan itu untuk tidak dikerjakan,” katanya.

(ks/vah/ali/top/JPR)

 TOP