alexametrics
Rabu, 20 Jan 2021
radarkudus
Home > Grobogan
icon featured
Grobogan

Langgar Perbup, Acara Khitanan Dibubarkan Polisi

12 Januari 2021, 16: 57: 08 WIB | editor : Ali Mustofa

TINDAK TEGAS: Kapolsek Karangrayung AKP Lamsir memberikan peringatan keras kepada warga Desa Karangsono, Kecamatan Karangrayung untuk menutup acara syukuran dengan hiburan karawitan.

TINDAK TEGAS: Kapolsek Karangrayung AKP Lamsir memberikan peringatan keras kepada warga Desa Karangsono, Kecamatan Karangrayung untuk menutup acara syukuran dengan hiburan karawitan. (SIROJUL MUNIR/RADAR KUDUS)

Share this      

GROBOGAN – Acara syukuran sunatan dengan hiburan karawitan di RT 06, RW 04, Desa Karangsono, Kecamatan Karangrayung dibubarkan Polsek Karangrayung, Minggu (10/1). Kegiatan penghentian paksa, karena melanggar Perbup. No. 48 tahun 2020 dan Surat Edaran (SE) Bupati Grobogan No. 443.1/7677/2020 tentang penghentian sementara kegiatan/even hajatan dan pentas seni.

Saat acara dihentikan, pemilik acara Pujiyanto, 34, hanya bisa diam. Dimana sudah ada himbauan tidak boleh mengadakan acara mengundang massa di waktu pandemi Covid-19. Namun, Pujiyanto nekat membuat acara hajatan syukuran khitanan dengan mengundang Pentas Seni Grup Karawitan “Madyo Laras”.

Kapolsek Kararayung AKP Lamsir mengatakan, setelah mendapatkan laporan langsung melakukan tindakan menghentikan acara dengan beranggotakan Babinsa Koramil Karangayung Kasi Trantib Kecamatan Karangayung, Kasi Transip Kecamatan Karangayung dengan mendatangi TKP dan menghentikan acara syukuran.

Acara kami hentikan karena diduga melanggar Perbup Nomor 48 Tahun 2020 dan SE Bupati Nomor 443.1/7677/2020 tentang penghentian sementara kegiatan atau event khajatan pernikahan, pentas seni dan pengajian. Kami melakukan penghentian dengan tindakan persuasif dan akhirnya warga kembali ke rumah masing-masing,” kata AKP Lamsir.

Setelah melakukan penghentian, pihaknya meminta kepada pihak penyelenggara beserta kepala dusun dan kepala desa setempat ke Mapolsek Karangrayung untuk dimintai keterangannya. Dalam pertemuan itu, Iptu Ketut dan perangkat kecamatan memberikan pembinaan kepada tuan rumah terkait dengan peraturan dan SE yang dikeluarkan Bupati Grobogan dalam rangka upaya memutus penyebaran Covid-19.

”Kami imbau kepada penyelenggara hajatan serta pihak dusun dan desa terkait adanya peraturan dan surat edaran Bupati Grobogan tersebut. Kemudian, tuan rumah bersedia kegiatan hajatan dihentikan dan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulanginya lagi,” tambah Iptu Ketut.

Atas kejadian ini, pihaknya mengimbau kepada warga untuk tidak menyelenggarakan kegiatan yang mengundang kerumunan di masa pademi ini. Bahkan, pihaknya meminta warga agar jangan abai terhadap protokol kesehatan.

Perwakilan tuan rumah, pimpinan karawitan beserta alat musiknya langsung dibawa ke Mapolsek Karangrayung. Mereka diberikan pembinaan langsung oleh Kapolsek karangrayung. Yiatu dengan memberikan peringatan jika diketahui melakukan lagi akan ditindak.

(ks/mun/him/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya