alexametrics
Kamis, 28 Jan 2021
radarkudus
Home > Pati
icon featured
Pati

Tiga Titik Jalan Raya Jaken – Jakenan Rusak dan Berlubang, Mana Saja?

12 Januari 2021, 14: 30: 25 WIB | editor : Ali Mustofa

BERLUBANG: Sejumlah pengguna jalan menghindari jalan yang rusak di Jalan Raya Jaken – Jakenan kemarin (10/1).

BERLUBANG: Sejumlah pengguna jalan menghindari jalan yang rusak di Jalan Raya Jaken – Jakenan kemarin (10/1). (ANDRE FAIDHIL FALAH/RADAR KUDUS)

Share this      

PATI – Tiga titik jalan di Jalan Raya Jaken – Jakenan mengalami kerusakan kemarin (10/1). Kerusakan berupa jalan berlubang. Salah satunya, ada di sebelah timur puskesmas Jakenan.

Sepanjang Jalan Jakenan sejauh satu kilo terdapat tiga titik kerusakan jalan kemarin (10/1) pukul 09.00. Kerusakan tersebut di antaranya, kisaran 300 meter di sebelah timur puskesmas Jakenan dan kisaran 500 meter di sebelah barat traffic light polsek Jakenan. Kerusakan berupa lubang sedalam mata kaki orang dewasa. Lebar sekitar 50 cm. selain itu, beberapa lubang digenangi hujan.

Banyak pengguna jalan yang menghindari lubang. Pengguna jalan nampak memilah jalan. Namun, ada beberapa truk dan mobil dengan pelan menerobos lubang itu. Sempat ada yang jatuh di salah satu kerusakaan itu.

Suhartini warga sekitar mengatakan, sekitar sepekan lalu, ada pemuda melaju dengan kencang sambil melihat handphone. Dikarenakan saat itu malam pukul 21.00. Jadi, mungkin dia tidak tahu kalau ada lubang. Pemuda tadi kaget. Akhirnya, dia menghindari lubang dan menghantam motor parkir di sebelah selatan. ”Soalnya kalau malam tidak kelihatan jalannya. Lampu penerangan disana kan kurang. Jadinya, waswas kalau malam. Jalannya nggronjal,” katanya.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pati melalui Kasi Peningkatan Jalan Hasto Utomo mengungkapkan, akan segera menindaklajuti jalan yang rusak. Pihaknya terhambat karena cuaca.

”Proses pengaspalan terganggu bila masih basah. Sementara untuk pemeliharaan jalan menggunakan lapis tipis aspal pasir (latasir),” katanya.

Dia menambahkan, pemeliharaan rutin membutuhkan dana sekitar Rp 100 juta. Selain itu, tahun depan akan diagendakan pengecoran untuk titk-titik jalan yang sering rusak. ”Sementara ini, akan ditambal pihak pemeliharaan jalan. Soalnya, rencananya akan dilakukan pengecoran,” tambahnya.

Dia menjelaskan, jalan itu, mendapat anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK). Dana tersebut, sebesar Rp 8 miliar. ”Febuari akan dilelang. Pelaksaan jika tidak terkendala sekitar Maret,” jelasnya. (adr)

(ks/him/top/JPR)

 TOP