alexametrics
Rabu, 20 Jan 2021
radarkudus
Home > Pati
icon featured
Pati

Alasan Mengapa Jalan Alun-alun Jakenan Belum Dianggarkan Tahun Ini

11 Januari 2021, 16: 32: 54 WIB | editor : Ali Mustofa

TERGENANG: Ruas jalan di alun-alun Jakenan berupa tanah dan batu digenangi hujan kemarin (10/1).

TERGENANG: Ruas jalan di alun-alun Jakenan berupa tanah dan batu digenangi hujan kemarin (10/1). (ANDRE FAIDHIL FALAH/RADAR KUDUS)

Share this      

PATI – Pembangunan ruas jalan alun–alun Jakenan belum dianggarkan tahun ini. Ruas jalan itu, masih berupa tanah dan bebatuan kemarin (10/1).

Hal itu disampaikan Kasi Pertamanan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pati Sutejo. Pihaknya belum mengetahui secara pasti kapan akan diagendakan untuk ruas jalan tersebut kemarin (10/1). ”Karena ruas jalan alun – alun Jakenan belum teranggarkan tahun ini. Jadinya, kami belum tahu secara persis kapan dilanjut,” katanya.

Diketahui, proyek alun-alun Jakenan sudah selesai sejak November silam. Proyek tersebut menghabiskan dana sebesar Rp 2,3 miliar. ”Digunakan untuk memperindah ruang publik. Selain itu, agar digunakan masyarakat untuk melakukan berbagai macam aktifitas lainnya,” ungkapnya.

Agus,38, warga sekitar mengatakan, alun – alun sejak November sudah jadi. Namun, pemasangan nama alun – alun meyusul sekitar sepekan setelahnya.

Dia menambahkan, untuk akses jalan di sekitar alun – alun masih berupa tanah dan kerikil. Kalau hujan sering digenangi air. 

”Harus segera ditangani. Soalnya, mengganggu pemandangan. Alun – alunnya sudah bagus. Tapi, jalannya kok masih belum layak,” tambahnya.

Sampai saat ini pukul 10.00 (10/1). Ruas jalan yang mengelilingi alun – alun terdapat kubangan air sedalam mata kaki. Kubangan air itu, di sebelah utara alun – alun dan di sebelah barat alun – alun menghadap masjid. Di sebelah utara alun – alun tampak kubangan air. Kubangan itu, membentang kisaran 100 meter di depan tulisan alun – alun Jakenan.

Selain di sebelah utara, kubangan air juga terpantau di sebelah timur alun – alun. Kubangan berwarna coklat itu, membentang ke utara – selatan kisara 10 meter. Tak hanya itu, semak – semak berupa rumput turut menghiasi alun – alun. Rumput itu, terletak di sebelah timur alun – alun, tepat di belakang tulisan dilarang berjualan di kawasan ini. (adr)

(ks/him/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya