alexametrics
Selasa, 19 Jan 2021
radarkudus
Home > Blora
icon featured
Blora

Dinporabudpa Blora Uji Coba Paket Wisata di Dua Desa

11 Januari 2021, 13: 32: 58 WIB | editor : Ali Mustofa

BELAJAR: Wisatawan mewarnai wayang tengul di Desa Wisata Bangsri, Kecamatan Jepon.

BELAJAR: Wisatawan mewarnai wayang tengul di Desa Wisata Bangsri, Kecamatan Jepon. (SUBEKAN/RADAR KUDUS)

Share this      

BLORA – Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan Pariwisata (Dinporabudpar) menguji coba paket wisata Kota Sate. Wisatawan keliling di dua desa wisata. Mereka bisa menikmati wisata kuliner, budaya, hingga alam.

Kepala Dinporabudpar Blora Slamet Pamuji, melalui Kepala Bidang Pariwisata Dinporabudpar Wahyu Tri Mulyani menyampaikan, uji coba itu berlangsung di Desa Bangsri, Kecamatan Jepon dan Desa Bangowan, Kecamatan Jiken. Berlangsung pada Sabtu (9/1) dan Minggu (10/1).

Uji coba itu diikuti perwakilan OPD terkait, duta wisata dan tim pendamping Desa Wisata Institute dari Jogjakarta. ”Tujuannya ingin mempromosikan destinasi wisata Blora,” tambahnya.

Memasuki gapura Kampung Pelangi di Desa Bangsri, penari remaja yang tergabung dalam Srikandi Kampung Pelangi menyambut wisatawan. Dengan tari kreasi penyambutan.

Sajian minuman khas dan kuliner tradisional seperti kopi, tiwul, dan getuk disuguhkan kepada para wisatawan yang berkunjung. Para wisatawan juga disuguhi wahana swafoto dan pertunjukan seni barongan dengan aneka atraksi. Seperti kuda kepang dan bujang ganong yang ditampilkan oleh kelompok seni barongan remaja desa setempat.

Mengakhiri paket kunjungan di Kampung Pelangi, rombongan wisatawan diajak berkunjung ke perajin celengan dari tanah liat. Uniknya, untuk menuju lokasi, para wisatawan naik sepeda ontel. Di tempat perajin itu para wisatawan ikut mewarnai celengan dengan berbagai kreasi warna.

Berlanjut ke Desa Bangowan, Kecamatan Jiken, Blora, rombongan wisatawan bermalam di sana sambil menikmati pesona alam Bukit Kunci dan kehidupan sosial masyarakat setempat. Khusunya dalam mendukung potensi wisata berbasis kearifan lokal di masa pandemi.

Malamnya, mereka menikmati sajian wayang tengul yang saat ini hampir punah. Berikutnya kenduri, menikmati wisata Bukit Kunci, belajar Hidroponik, memetik buah Sawo, dan belajar mewarnai wayang tengul.

Madun, direktur Operasional Desa Wisata Institute Jogjakarta menyampaikan, uji coba paket wisata di Blora secara umum sudah bagus. Terutama pengetahuan dasar para pegiat terkait pengeloaan desa wisata.

”Desa wisata itu tidak semata-mata ekonomi. Tetapi bagaimana teman-teman ini bisa menggerakkan sektor-sektor lain. Seperti UMKM, pertanian, budaya, dan kegiatan pemudanya. Ini saya rasa sudah sangat bagus, tinggal kita memoles saja,” jelasnya. 

(ks/sub/lid/top/JPR)

 TOP