alexametrics
Rabu, 20 Jan 2021
radarkudus
Home > Ekonomi
icon featured
Ekonomi

DKPP Jepara Lestarikan Varietas Durian Lokal Unggul

10 Januari 2021, 17: 34: 29 WIB | editor : Ali Mustofa

TUNJUK POHON: Putri Pemilik Durian Tarmin menunjukkan pohon Durian Tarmin yang menjulang (8/1). Durian Tarmin menjadi varietas unggul.

TUNJUK POHON: Putri Pemilik Durian Tarmin menunjukkan pohon Durian Tarmin yang menjulang (8/1). Durian Tarmin menjadi varietas unggul. (MOH. NUR SYAHRI MUHARROM/RADAR KUDUS)

Share this      

JEPARA – Lomba durian menjadi sarana untuk mencari varietas lokal. Harapannya dapat melestarikan varietas unggul. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Jepara melaui Kasi Produksi dan Usaha Holtikultura Zumiarsih terus berupaya melestarikan durian asli Jepara agar menjadi varietas unggul.

Untuk menemukan dan mengidentifikasi durian unggulan lokal, Zumiarsih mengatakan, tiap tahun diadakan lomba durian. Dari lomba tersebut, durian yang menang akan ditindaklanjuti dengan mendaftarkannya ke Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian Kementerian Pertanian Republik Indonesia (PPVTPP Kementan RI). Usai didaftarkan di PPVTPP Kementan RI, Zumiarsih mengatakan varietas durian akan ditindak lanjuti dengan pelepasan.

Dia menjelaskan yang dimaksud pelepasan ialah proses saat pohon induk durian diperbanyak dan di bawah pengawasan Balai Pengawasan dan Sertifi kasi Benih (BPSB) Jawa Tengah. ”Nantinya durian tersebut akan memperoleh label,” kata Zumiarsih.

Dalam lomba durian yang diadakan DKPP Jepara, diperoleh tiga durian pemenang. Yakni asal Mayong, Bangsri, dan Batealit. ”Pemenang utamanya asal Mayong,” ujar Zumiarsih.

Saat ditanya ada berapa durian unggulan yang dimiliki oleh Jepara, Zumiarsih mengaku tiap kecamatan di Jepara memiliki durian unggulan. Namun belum semuanya terdata.

Di Jepara, kata dia, 16 kecamatan memiliki kebun durian. Kecuali Welahan dan Karimunjawa. ”Kalau di Welahan memang kontur tanahnya kurang cocok. Tetapi di sana kami punya produk unggulan. Yakni Blimbing Welahan. Orang-orang mengira itu Blimbing Demak karena dijualnya di Demak tetapi aslinya dari Welahan,” ungkap Zumiarsih.

Dia mengatakan saat ini yang menjadi unggulan Durian Tarmin. ”Sebelumnya kan ada Durian Petruk. Tetapi pohonnya tersambar petir tahun 1991. Sekarang tinggal Durian Tarmin yang usianya 133 tahun,” ungkap Zumiarsih.

Sebagai upaya untuk melestarikan beragam durian lokal di Jepara, Zumiarsih mengatakan setiap tahunnya ada kegiatan membantu kelompok tani durian. Di antaranya pemberian bibit durian unggul. Selain itu juga sempat membuka Agrowisata Durian Petruk di Desa Raguklampitan untuk kelompok tani Lokasari. Juga lomba durian yang diadakan tiap tahun menemukan varietas durian unggulan baru.

Salah satu varietas durian unggul dari Jepara yakni Durian Tarmin di Desa Kecapi, Tahunan. Dinar, putri pemilik Durian Tarmin mengatakan pohon durian sempat disambar petir. ”Bagian pucuk pohon akhirnya mati. Lalu kami tebang,” ungkap Dinar. (rom)

(ks/mal/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya