alexametrics
Selasa, 19 Jan 2021
radarkudus
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Cemburu, Pria di Blora Tega Bunuh Mantan Istri

09 Januari 2021, 12: 10: 24 WIB | editor : Ali Mustofa

MENYESAL: Sakirin mengakui kesalahan di hadapan Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama kemarin.

MENYESAL: Sakirin mengakui kesalahan di hadapan Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama kemarin. (SUBEKAN/RADAR KUDUS)

Share this      

BLORA Motif Sakirin membunuh mantan istrinya Sunarti di Desa Gaplokan, Japah, Blora, terungkap. Sakirin cemburu karena Sunarti dekat dengan laki-laki lain yaitu Sarjan.

Sakirin sebelumnya buron delapan bulan. Dia sempat bertahan di tengah hutan.

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama didampingi Kasat Reskrim AKP Setiyanto dan Kasubbag Humas AKP Soeparlan menyampaikan Sakirin ditangkap Senin (4/1). Pelaku ditangkap di hutan Desa Gaplokan, Japah, Blora.

Penangkapan ini berawal dari informasi warga yang melihat keberadaan tersangka di wilayah Kecamatan Japah pada Senin, (4/1) sekira pukul 19.00 lalu. Selanjutnya, Tim Buser Satreskrim Polres Blora yang dipimpin oleh Kaur Bin Ops Satreskrim Iptu Edi Santosa dan Kanit Buser Ipda Budi Santosa bergerak cepat dengan melakukan penyisiran sekitar lokasi. Setelah dua jam, akhirnya pelaku berhasil diamankan petugas ketika bersembunyi di dalam hutan.

Tersangka Sakirin nekat membacok dua orang korbannya lantaran terbakar api cemburu 21 April 2020. Dimana kedua korban tersebut adalah Sunarti, mantan istri tersangka dan Sarjan, pria yang dekat dengan mantan istri tersangka.

Sakirin menghampiri keduanya hingga akhirnya cekcok. Saat itu, terjadilah peristiwa pembacokan yang mengakibatkan Sunarti meninggal dunia.

”Tersangka berhasil kami amankan berikut barang buktinya. Yaitu satu buah sabit, satu buah gejik (alat bercocok tanam), satu buah sebu penutup muka, serta dua buah caping, dan air minum.

”Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersangka di jerat pasal 351 KUHP dengan ancaman pidana 7 tahun penjara,” tambahnya.

Tersangka Sakirin mengaku selama menjadi buron, dirinya tinggal di dalam goa di wilayah hutan. Untuk bertahan hidup, dia makan seadanya. Baik buah ataupun umbi-umbian yang ditemukan di dalam hutan. “Ya tidur dalam gua,” jelasnya. 

(ks/sub/zen/top/JPR)

 TOP