alexametrics
Selasa, 26 Jan 2021
radarkudus
Home > Kudus
icon featured
Kudus

Perbaikan Tanggul Jebol di Kudus Diprediksi Selesai Hari Ini

08 Januari 2021, 14: 58: 43 WIB | editor : Ali Mustofa

PASTIKAN LANCAR: Plt Bupati Kudus Hartopo meninjau perbaikan tanggul kali Gelis yang jebol di Dukuh Goleng, Desa Pasuruhan Lor, Jati, kemarin.

PASTIKAN LANCAR: Plt Bupati Kudus Hartopo meninjau perbaikan tanggul kali Gelis yang jebol di Dukuh Goleng, Desa Pasuruhan Lor, Jati, kemarin. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

Share this      

KUDUS – Perbaikan tanggul jebol di Dukuh Goleng, Desa Pasuruhan Lor, Jati, terus dikebut. Hingga kemarin siang, sudah mencapai 85 persen. Pasukan gabungan dari Polres Kudus, Kodim 0722/Kudus, Dinas PUPR Kudus, BBWS Pemali Juana, BPBD Kudus, dan masyarakat bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan ini. Perbaikan sempat dihentikan karen arus deras.

Plt Bupati Kudus Hartopo didampingi Plt Kepala Dinas PUPR Kudus Arief Budi Siswanto, Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Jati, dan kepala Desa Pasuruhan Lor kemarin meninjau perbaikan tanggul jebol. Hartopo mengapresiasi keguyuban aparat dan masyarakat. Pihaknya pun berterima kasih kepada sejumlah pihak yang membantu percepatan pembangunan tanggul.

”Progres hingga hari ini (kemarin, Red) sudah 85 persen. Mudah-mudahan hari ini bisa selesai dan besok (hari ini, Red) tinggal proses finishing," kata Hartopo saat ditemui di lokasi.

Beberapa hari yang lalu, pihaknya mengakui masih ada kendala yang ditemukan saat proses pembangunan tanggul darurat ini. Seperti adanya arus deras, sehingga membuat abrasi, pengikisan tanah oleh air, hingga keterbatasan tenaga.

”Sempat ada sejumlah kendala. Jika saat itu dipaksakan percuma. Pekerjaan sempat menunggu sampai arus sungai bisa tenang dan bisa dikerjakan. Kami juga kasihan tenaga yang mengerjakan. Bisa sampai malam. Kami ingatkan agar tenaganya tidak terforsir," tuturnya.

Terkait pelaksanaan normalisasi kali Gelis, pihaknya mengupayakan tetap bisa dilakukan tahun ini. Pihaknya mengaku telah berkoordinasi dengan BBWS Pemali Juana untuk melaksanakan rencana ini. Camat dan kepala desa diinstruksikan agar segera berkoordinasi dengan masyarakat. Jika bersedia, warga yang memiliki lahan di bantaran sungai untuk bisa menghibahkan kepada pemerintah.

”Pemerintah desa telah melaksanakan rapat koordinasi bersama warga. Kami meminta pemilik tanah sekitar kali Gelis di Dukuh Goleng dihibahkan kepada pemerintah atau menggunakan metode lain," tuturnya.

Untuk langkah preventif, agar tanggul jebol tidak kembali terjadi, Hartopo meminta agar Dinas PUPR Kudus memantau tanggul-tanggul saat musim. Jika ada lubang, pihaknya menginstruksikan untuk langsung diperbaiki, agar mengurangi risiko jebol.

”Pas kemarau, tolong rawat tanggul-tanggul di Kabupaten Kudus. Biar kalau ada lubang langsung bisa diperbaiki," paparnya.

Pengawas Lapangan BBWS Pemali Juana Nisar Suci Raharjo mengatakan, pihaknya merancang tanggul darurat dengan pagar bambu yang diperkuat dengan sand bag dan geo bag sepanjang 40 meter. Sehingga bisa menutup sementara tanggul yang sebelumnya jebol. 

(ks/daf/lin/top/JPR)

 TOP