alexametrics
Rabu, 20 Jan 2021
radarkudus
Home > Politik
icon featured
Politik
Pilkada Rampung, Partai Cari Tempat Bernaung

Nasdem Tunggu Mandat, Golkar Terang Mendukung

03 Januari 2021, 10: 18: 28 WIB | editor : Ali Mustofa

KOMPAK: Abdul Hakim Ketua DPC PKB Blora bersama Arief Rohman dan Tri Yuli Setyowati dalam salah satu kesempatan.

KOMPAK: Abdul Hakim Ketua DPC PKB Blora bersama Arief Rohman dan Tri Yuli Setyowati dalam salah satu kesempatan. (SUBEKAN/RADAR KUDUS)

Share this      

BLORA - Partai Nasdem Blora sebagai pengusung utama pasangan calon nomor 3, Umi Kulsum-Agus Sugiyanto (Umat) memilih menunggu arahan dari partai pusat. Sedangkan, Partai Golkar sebagai pengusung utama (dilihat dari jumlah kursi di DPRD) paslon nomor 1, Dwi Astutiningsih-Riza Yudha Prasetia (Asri) terang-terangan akan mendukung pemerintahan Arief Rohman-Tri Yuli Setyowati (Artys) sebagai cabup-cawabup terpilih.

Ketua DPD Nasdem Blora Sri Sudarmini mengungkapkan, pihaknya akan langsung fokus untuk konsolidasi persiapan Pilkada 2024 mendatang. Waktunya memang masih cukup panjang, namun sosok yang disapa Bu Mimin itu menilai jika persiapan tidak matang maka partai akan mati.

”Harus segera konsolidasi untuk persiapan 2024. Kalau sekedar memberi ucapan (ke Arief Rohman) sudah. Sudah ucapkan semoga sukses untuk ke depannya. (Untuk mendukung atau tidak), kita menunggu arahan Pusat,” tuturnya kemarin.

Sri Sudarmini, Ketua DPD Nasdem Blora (kiri) dan Siswanto, Ketua DPD Goklar Blora (kanan)

Sri Sudarmini, Ketua DPD Nasdem Blora (kiri) dan Siswanto, Ketua DPD Goklar Blora (kanan) (SAIFUL ANWAR/RADAR KUDUS)

Mimin menegaskan, yang menjadi fokusnya yakni 2024. Pihaknya ingin mengusung kekuatan agar Nasdem tetap eksis. Mengenai mendukung pemerintahan Artys, pihaknya masih menunggu instruksi dari DPP Nasdem pusat.

Berbeda dengan Nasdem, Ketua DPD Goklar Blora Siswanto menyatakan akan mendukung pemerintahan Artys. Sosok yang juga wakil ketua DPRD Blora itu menyebut, di daerah tidak ada oposisi.

”Kalau di daerah tidak dikenal oposisi atau pendukung pemerintah. Yang ada adalah bersama-sama. Kita lihat nanti kebijakan yang menjadi skala prioritas. Kita lihat dulu,” terangnya.

Menurut Siswanto, Calon Bupati Terpilih Arief Rohman memiliki keahlian melobi pemerintah pusat maupun provinsi untuk “nggothek” angga ran. Sehingga, ke depannya anggaran yang didapat tersebut bisa untuk lebih banyak pembangunan infrastruktur maupun lainnya.

”Kita cek bukan dari sisi retorika, tapi ploting anggaran. Pak Bupati sudah punya visi untuk memba ngun Blora. Sudah didukung rakyat. Mari didukung bersama-sama,” kata dia.

Meski begitu, hingga kemarin dirinya juga belum pernah bertemu Arief sejak 9 Desember lalu. Salah satu alasannya, karena masih suasana pandemi. Dirinya hanya sudah mengucapkan selamat atas kemenangan paslon Artys via telepon.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Blora Abdul Hakim mengatakan, pihaknya akan lebih intens menjalin komunikasi dengan antarpartai sesudah pelantikan calon bupati dan wakil bupati terpilih pada Februari nanti. Hakim menyitir apa yang dilakukan pemerintah pusat dengan merangkul lawan di pemilu.

”Nanti setelah pelantikan, paling tidak komunikasi. Seperti Pak Jokowi saja, semua partai kalau bisa dirangkul. Semangatnya karena sesarengan mbangun Blora ya seperti itu,” paparnya. 

(ks/ful/ali/top/JPR)

 TOP