alexametrics
Kamis, 21 Jan 2021
radarkudus
Home > Ekonomi
icon featured
Ekonomi

Ada Cara Lain Nikmati Si Raja Buah

03 Januari 2021, 07: 49: 24 WIB | editor : Ali Mustofa

MURAH: Agustina menunjukkan olahan durian yang ia kreasikan dalam beberapa menu seperti es teler durian, roti maryam durian dan pancake durian.

MURAH: Agustina menunjukkan olahan durian yang ia kreasikan dalam beberapa menu seperti es teler durian, roti maryam durian dan pancake durian. (MOH. NUR SYAHRI MUHARROM/RADAR KUDUS)

Share this      

JEPARA - Durian Jepara yang khas menginspirasi warganya untuk diolah menjadi kuliner. Pecinta durian dapat menikmatinya dalam bentuk roti dan es durian. Sama-sama rasa durian, namun harga tak semenyengat baunya.  Awal tahun terutama saat Bulan Januari kadang identik dengan musim durian. Tak lengkap rasanya masuk musim durian tapi tidak ikut mencicipi durian. Saat ini banyak sekali beredar berbagai macam olahan durian yang dijajakan dan layak untuk dinikmati.

Durian dikenal dengan baunya yang menyengat. Selain itu, tak jarang harga buah durian cukup mahal. Sehingga tak sedikit orang yang enggan untuk mencicipi cita rasa buah durian yang cukup manis. Meski begitu, saat ini telah tersedia banyak olahan durian dengan berbagai macam kreasi dan bentuk. Tentu saja dengan harga yang terbilang murah. Sehingga durian bisa dinikmati oleh semua kalangan.

Salah satu olahan durian yang layak dinikmati bila berkunjung ke Jepara ialah olahan durian yang disajikan dalam bentuk roti Maryam durian dan es teler durian. Olahan tersebut dapat dinikmati di kedai Ms. Durian Jepara yang terletak di Jalan HOS Cokroaminoto Jepara.

(MOH. NUR SYAHRI MUHARROM/RADAR KUDUS)

Kedai tersebut dimiliki oleh Agustina. Ia mengaku membuka kedai tersebut sejak 2017. Alasannya membuka kedai olahan durian bermula karena ia ingin mengubah image buah durian.

”Saya sendiri pecinta durian. Saya ingin mengubah image durian dari buah yang mahal menjadi buah yang bisa dikonsumsi semua kalangan,” ujarnya.

Menu olahan durian yang spesial di kedainya ialah roti maryam durian dan es teler durian. Perempuan yang dulunya seorang pegawai suatu koperasi itu menjelaskan cara pembuatan roti maryam durian dan es teler durian cukup mudah.

Untuk membuat roti Maryam durian, bahan yang dibutuhkan ialah tepung, telur, pengembang roti, dan durian yang telah diolah tanpa biji. Telur dan tepung serta pengembang roti disajikan satu untuk dijadikan adonan roti maryam. Setelah selesai, adonan roti tersebut dipanggang. Roti yang telah dipanggang diolesi dengan olahan durian yang dicairkan lalu ditaburi toping yang bervariasi. Bisa  berupa keju, susu, atau kacang.

Agustina mengaku proses pembuatan roti maryam durian hanya butuh waktu sekitar 2 menit. Berdasar penjelasannya roti maryam telah ada yang mensupply. ”Untuk roti maryamnya saya memang telah disupply oleh rekan saya,” ujarnya.

Untuk pembuatan es teler durian, Agustina menjelaskan bahan yang dibutuhkan ialah es batu, buah-buahan pilihan, buah durian tanpa biji, sirup, dan susu. Cara membuatnya semua bahan tersebut digabungkan menjadi satu dalam sebuah gelas yang telah disediakan. Dengan begitu kreasi olahan durian siap dihidangkan.

Agustina mematok harga bervariasi tiap menunya. Untuk es teler durian, ia patok dengan harga Rp 15 ribu. Tergantung level durian. Bila ingin menambah level duriannya, maka harganya akan bertambah. Sedangkan untuk roti maryam durian, Agustina mematok harga Rp 25 ribu perporsinya.

Agustina mengatakan memperoleh bahan baku durian dari wilayah Jepara dan sekitarnya saat  musim durian. Bila di Jepara dan sekitarnya sedang tidak musim durian, ia memperoleh supply durian dari Medan. Ia mengaku selalu berinovasi terhadap menu-menu yang disajikan. ”Paling tidak dalam waktu setahun selalu ada satu atau dua menu baru yang disajikan,” tutupnya. 

(ks/him/top/JPR)

 TOP