alexametrics
Selasa, 26 Jan 2021
radarkudus
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan

Simulasi KBM Tatap Muka di Pati dengan Siswa Ditunda

25 Desember 2020, 11: 12: 27 WIB | editor : Ali Mustofa

TAATI PROKES: Suhono Kepala SMP Negeri 5 Pati saat menggunakan fasilitas cuci tangan yang ada di beberapa sudut sekolah.

TAATI PROKES: Suhono Kepala SMP Negeri 5 Pati saat menggunakan fasilitas cuci tangan yang ada di beberapa sudut sekolah. (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)

Share this      

PATI – Simulasi pembelajaran tatap muka yang melibatkan siswa ditunda. Bupati Haryanto menegaskan pihaknya telah membuat surat edaran kepada para kepala sekolah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pati, untuk menunda pembelajaran tatap muka tahun 2021 mendatang.

 “Mendikbud memang memberikan izin pembelajaran tatap muka, tanpa melihat zona kasus Covid - 19 di tiap daerah. Namun karena kami melihat situasi dan kondisi yang belum memungkinkan, saya memilih tidak memberikan izin,” terang Bupati.

Diakui Bupati bahwa keputusan tersebut diambil lantaran di lingkungan pendidikan dari tingkat TK, SD maupun SMP di Kabupaten Pati terdampak Covid - 19. Ia menyebut kurang lebih ada sebanyak 65 tenaga pendidik yang terpapar corona.

Dengan kondisi tersebut, lanjut Bupati Haryanto, masyarakat seharusnya mendukung bila pembelajaran tatap muka ditunda. Menurutnya, hal ini sebagai upaya agar dampak corona di lingkungan sekolah tak semakin meluas.

Terpisah, Kepala SMP Negeri 5 Pati Suhono mengungkapkan, seharusnya sekolah menggelar simulasi pembelajaran tatap muka dengan siswa pada hari ini. Setelah pada pekan sebelumnya menggelar simulasi dengan melibatkan para guru.

“Karena dirasa situasinya masih mengkhawatirkan, simulasi dengan siswa ditunda. Kemarin kami dapat informasi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pati seperti itu,” jelas Suhono kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Sebelumnya, SMP Negeri 5 Pati telah menggelar simulasi pembelajaran tatap muka dengan menggunakan protokol kesehatan di masa pandemi. Segala fasilitas dan sarana prasarana sudah memenuhi. “Pelaksanaan simulasi kemarin juga sudah sesuai dengan prosedur. Video proses simulasi juga sudah kami serahkan,” paparnya. 

(ks/aua/him/top/JPR)

 TOP