alexametrics
Rabu, 20 Jan 2021
radarkudus
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Grebeg Nobar Sabung Ayam, Polisi Amankan 10 Warga dan 44 Motor

23 Desember 2020, 21: 54: 32 WIB | editor : Ali Mustofa

DIAMANKAN: Puluhan sepeda motor menjadi barang bukti saat penggerebegan sabung ayam oleh Polres Blora.

DIAMANKAN: Puluhan sepeda motor menjadi barang bukti saat penggerebegan sabung ayam oleh Polres Blora. (SUBEKAN/RADAR KUDUS)

Share this      

BLORA – Aparat kepolisian berhasil menggerebeg judi sabung ayam di Kecamatan Tunjungan. Penggerebegan yang dilakukan sekitar pukul 17.30 ini, menangkap 10 orang yang digelandang ke Mapolres Blora. Selain itu, 44 sepeda motor, lima ayam beserta kurungan, dan satu jam dinding juga turut diamankan.

Dari pantauan Radar Kudus kemarin, sepeda motor hasil sitaan itu dijejer di bagian timur halaman belakang Mapolres Blora. Sementara lima ayam ditempatkan di bawah pohon. Untuk 10 warga masih menunggu kejelasan status. Apakah akan ditetapkan jadi tersangka atau sebatas menjadi saksi.

Kapolres Blora AKBP Fery Irawan melalui Kasat Reskrim Polres Blora AKP Setyanto mengungkapkan, saat ini 10 orang yang diamaknkan dalam proses pemeriksaan.

10 orang juga diamankan dari lokasi sabung ayam.

10 orang juga diamankan dari lokasi sabung ayam. (SUBEKAN/RADAR KUDUS)

”Saat ini masih kami gali keterlibatan dan peran maisng-masing warga. Kalau tidak terlibat langsung kami tidak bisa memproses. Ini masih melakukan pemeriksaan. Dengan hasil keterangan dari mereka, nanti kami kembangkan,” ucapnya.

Penggerebegan ini, berawal dari laporan masyarakat. Di mana ada dugaan perjudian sabung ayam. Mendapat laporan tersebut, anggita Polres Blora langsung melakukan penyelidikan di lokasi di Desa Tutup, Tunjungan. Ternyata benar adanya. Lalu mereka digerebeg. Saat petugas sampai di lokasi, sejumlah warga berhamburan. ”Saat kami sampai di lokasi hampir 100 orang yang melihat sabung ayam itu,” ujarya.

AKP Setiyanto menuturkan, pihaknya belum menetapkan tersangka. Terkait siapa saja yang diamankan, dia belum berani membeberkan. ”Kami memiliki waktu 1x24 jam. Tunggu saja perkembangannya,” jelasnya. 

(ks/sub/lin/top/JPR)

 TOP
Artikel Lainya